Ini Sebabnya Kawasan Khusus Sofifi Masih Dibahas Pemerintah

Sofifi, Jurnalone.id – Rapat bersama 4 Menteri dan Perintah Daerah Maluku Utara, dalam rangka percepatan pembangunan strategis kawasan khusus Ibukota Sofifi, yang digelar pada, Selasa (22/06/2021) sore di Kantor gubernur Sofifi. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan bahwa selama 22 tahun Sofifi seharusnya  mejadi pusat pemerintahan Provinsi ini juga belum berkembang.

Ini merupakan salah satu persoalan tentang tumpah tindihnya kewenangan penanganan masalah sampah, kemudian pengaggaran dari kementrian lembaga untuk membantu mengembangkan Kota Sofifi tidak memiliki landasan hukum yang kuat sehingga pengembangannya tertahan.

Kata Tito, hal itu membuat  situasi pemerintahan tidak stabil sehingga berakibat pada proses pembangunan dan mempengaruhi iklim berusaha. ” Banyak fasilitas yang tidak mencukupi seperti perumahan ASN, Polda, Korem serta fasilitas pendidikan dan kesehatan. Sehingga Presiden Jokowi menugaskan agar secepat mungkin permasalahan Sofifi di selesaikan, sehingga Sofifi dapat beroperasi menjadi Ibukota Provinsi yang Betul-betul efektif”,urai Tito

Sementara Menteri ATR/ Kepala BPN Sofyan Jalil menyampaikan, terkait dengan tata ruang Provinsi Maluku Utara terakhir di revisi tahun 2013, kemudian tata ruang Kabupaten Halbar proses revisnya pada tahun 2012 sehingga kedepannya harus di percepat. Sementa RT/RW Tidore Kepulauan juga terahir di rebivsi pada tahun 2013 sehingga sudah 8 tahun proses revisi.

” Menyagkut Sofifi adalah bagimana tata ruang Pemda Maluku Utara dan RT/RW Tidore Kepulauan yang harus diprioritaskan, masterplan kota baru Sofifi harus di siapkan dan dirumuskan dalam tata ruang dan RDTR,” ungkapnya.

Dia juga meminta agara diprioritaskan dulu KOR ibukotanya, apakah 1000 hektar, karena 1000 hektar juga sangat luas sehingga pembangunannya nanti lebih banyak hutannya lindungnya karena di Sofifi jumlah penduduknya tidak banyak sehingga masa depan masih banyak yang membutuhkan hidup dalam kota.

” Namum hutannya bagus, lingkungannya bagus, oleh karena itu untuk mengimplementasikan lebih dekat kepada tujuannya tata ruang harus segera di selesaikan”,ujarnya.(HR/ RLS)