Habiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Gedung Baru Kejari Halbar Mulai Retak

HALBAR – Belum genap satu tahun sejak dibangun menggunakan dana APBN Tahun 2025 senilai Rp 12.740.086.000.00. Bangunan baru kantor kejaksaan Negeri, Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, sudah mulai menunjukkan kerusakan berupa retakan di sejumlah titik.

Kondisi ini memunculkan kekhawatiran publik terkait mutu pembangunan serta lemahnya pengawasan proyek.

Proyek yang dikerjakan oleh CV. Pilar Nusantara ini seharusnya masih dalam kondisi prima. Namun, kenyataan di lapangan memperlihatkan sebaliknya, sejumlah dinding terlihat mulai retak. Hal ini memunculkan pertanyaan besar mengenai kualitas konstruksi dan tanggung jawab pelaksanaan proyek.

Dari hasil peninjauan media ini, pada Rabu(28/1/2026), menemui sejumlah retakan ditemukan di beberapa ruangan penting, salah satunya ruang Seksi Intelijen Kejari Halmahera Barat. Kondisi serupa juga terlihat di sekitar area ruang tahanan pria dan wanita.

Tak hanya itu, wartawan juga mencatat sebagian sekat ruangan tidak menggunakan konstruksi beton penuh, melainkan material ringan. Fakta ini dinilai tidak sebanding dengan fungsi strategis gedung kejaksaan sebagai institusi penegak hukum, yang seharusnya dibangun dengan standar kekuatan dan ketahanan jangka panjang.(red)