Hilal 1 Dzulhijjah 1447 H Tidak Terlihat, Kemenag Mita Masyarakat Menunggu Hasil Sidang Isbat

TERNATE — Tim pengamat hilal gabungan di Kota Ternate menyatakan hilal penentuan awal Dzulhijjah 1447 Hijriah tidak terlihat saat proses rukyatul hilal yang dilakukan di Gedung Observatorium Hilal BMKG Kota Ternate, Minggu (17/5/2026).

Petugas BMKG Stasiun Geofisika Kelas III Ternate, Basri Kamarudin, menjelaskan pengamatan dilakukan bersama tim BMKG, Kementerian Agama, dan Tim Rukyat Hilal Kota Ternate. Namun kondisi cuaca di wilayah ufuk barat tidak mendukung proses pemantauan.

“Dari data BMKG yang ada, ketinggian hilal 5,06 derajat dengan elongasi 9,46 derajat. Bulan berada di sebelah utara atas matahari,” ujar Basri saat diwawancarai awak media usai pengamatan.

Meski secara astronomi posisi hilal memenuhi parameter pengamatan, Basri menyebut kondisi cuaca menjadi kendala utama sehingga hilal tidak dapat terlihat.

“Dari hasil pengamatan kami, ufuk barat tertutup awan tebal dan kondisi hujan, sehingga sangat kecil kemungkinan hilal terlihat,” katanya.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil pemantauan tim gabungan, hilal bulan Dzulhijjah dipastikan tidak terlihat di lokasi pengamatan Observatorium Hilal BMKG Kota Ternate.

“Hasilnya tim pengamat BMKG bersama Kemenag dan Tim Rukyat Hilal Kota Ternate mendapatkan hasil bahwa hilal bulan Dzulhijjah tidak terlihat di Kota Ternate,” jelasnya.

Basri juga mengungkapkan kondisi hujan pada sore hari dalam sepekan terakhir di Kota Ternate turut memengaruhi proses pengamatan hilal.

“Dalam satu minggu terakhir di Kota Ternate hujan hampir selalu terjadi menjelang matahari terbenam. Pagi cerah, tapi sore hari awan tebal dan hujan. Begitu juga hari ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate, Drs. H. Salamin Abdul Kadir, mengatakan hasil pemantauan di Ternate akan dilaporkan ke pemerintah pusat untuk dibahas dalam Sidang Isbat penetapan 1 Dzulhijjah 1447 Hijriah.

“Kita sudah berusaha memantau, tapi karena cuaca jadi belum berhasil melihat hilal. Hasil pemantauan ini nanti dilaporkan ke Jakarta untuk dibawa ke Sidang Isbat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat tetap menunggu keputusan resmi pemerintah terkait penetapan awal Dzulhijjah dan Hari Raya Idul Adha.

“Kami mengimbau masyarakat untuk sama-sama menunggu keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat dari Kementerian Agama bersama sejumlah ormas,” pungkasnya. (barak)