Gubernur Sherly Hadirkan Pasar Murah Sambut Hari Raya Idul Adha 1447 H

TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, secara resmi membuka kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Benteng Oranje, Senin (25/05/2026).

Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, Kepala Dinas Pangan Maluku Utara Deni Tjan, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Kegiatan pasar murah tersebut dirangkaikan dengan berbagai program sosial untuk masyarakat, mulai dari pembagian alat bantu bagi penyandang disabilitas hingga penyaluran hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia.

Dalam keterangannya, Gubernur menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial telah berjalan sejak beberapa hari terakhir. Bantuan yang disalurkan meliputi kaki palsu, kursi roda, tongkat, sepatu, hingga alat musik untuk masyarakat dan pelajar berkebutuhan khusus.

“Hari ini launching suatu kegiatan yang sudah berjalan, mulai dari pembagian kaki palsu, kursi roda, tongkat, sepatu, alat musik, kemudian ada juga bantuan untuk siswa serta hewan kurban,” ujar Gubernur.

Selain pasar murah, pemerintah juga menyediakan makanan gratis dan pameran pelayanan masyarakat yang dipusatkan di lokasi kegiatan.

Pada kesempatan itu, Gubernur menjelaskan bahwa terdapat bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi yang telah disalurkan ke seluruh kabupaten dan kota di Maluku Utara.

“Ada bantuan Presiden masing-masing satu ekor untuk seluruh kabupaten/kota di provinsi ini dan semuanya sudah didistribusikan serta diterima oleh daerah masing-masing,” katanya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara juga menyalurkan tambahan sekitar 100 ekor sapi kurban yang dibagikan kepada masyarakat di berbagai daerah.

Terkait bantuan sosial lainnya, Gubernur menyebut sejumlah program berasal dari berbagai instansi, termasuk biro kesejahteraan rakyat dan lembaga sosial keagamaan.

Ia menegaskan masyarakat yang membutuhkan bantuan renovasi maupun pembangunan rumah dapat melaporkan langsung melalui bagian kesejahteraan rakyat.

Dalam dialog bersama masyarakat dan wartawan, Gubernur juga menyoroti pentingnya pembangunan gudang Bulog di setiap kabupaten/kota di Maluku Utara. Menurutnya, selama ini distribusi logistik masih terpusat sehingga menyulitkan penyaluran bahan pokok ke wilayah terpencil.

“Harus ada gudang Bulog di masing-masing kabupaten/kota karena selama ini yang melayani masih terpusat. Dengan begitu distribusi ke daerah-daerah bisa lebih cepat,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi berharap kegiatan pasar murah dan penyaluran bantuan sosial tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Adha, sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok di Maluku Utara. (barak)