HALUT – Kunjungan Kerja Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara Sufari, bersama ibu Enni Sufari Ketua IAD Wilayah Maluku Utara di Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Rabu (22/4/2026).
Kejati Maluku Utara Sufari dan Ibu Enni dan jajaran Kejari Malut, juga bersama sejumlah jajaran Kejati diantaranya, Asisten Pembinaan Pada Kejati Maluku Utara Dr Hartam Ediyanto, Asisten Intelejen Kejati Maluku Utara Dr Porman Patuan Radot, Asisten Pengawasan Kejati Maluku Utara Azrijal, dan Kepala Bagian Tata Usaha Kejati Maluku Utara Safri Abdul Muin.
Kedatangan Kejati di Bumi Hibualamo disambut langsung oleh Bupati Halmahera Utara Dr Piet Hein Babua, Dandim 1508/Tobelo Letkol Inf Alex Donal M.L Gaol, Kejari Halut Bambang Sunoto bersama Ibu, Sekda Halut Drs E J Papilaya MTP, Ketua PN Tobelo Muhammad Syakrani, dan juga unsur lain.
Kunjungan Kejati Malut ini bersifat silaturahmi dengan jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) dan juga kepada Pemerintah Dserah serta jajaran Forkopimda Halmahera Utara.
Selain itu, Kejati Malut Sufari berikan arahan singkat kepada seluruh jajaran Kejaksaan Negeri Halmahera Utara secata internal.
Sementara Bupati Halmahera Utara Dr.Piet Hain Babua menyampaikan asprisiasi atas kunjungan Kejati Maluku Utara Sufari bersama Ibu Enni dan rombongannya di Kejari Halmahera Utara.
Bupati menilai kunjungan tersebut sebagai langka strategis dalam memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dengan aparat penegak hukum.
“Ini juga sekaligus momentum untuk melihat langsung kondisi wilayah hukum didaerah. Selaku Pemerintah Daerah kami mengucapkan terima kasih atas atensi Bapak Kejati yang telah berkunjung langsung ke Halmahera Utara,” terangnya.
Menurut Bupati, ini merupakan bentuk perhatian nyata terhadap kondisi hukum di daerah Halmahera Utara. Apalagi kunjugan ini merupakan yang pertama kali dilakukan Kejati Malut sehingga ini memiliki nilai penting dalam mendorong penguatan penegakan hukum serta pembinaan kesadaran hukum masyarakat.
“Ini menjadi sinyal Positif bahwa Halmahera Utara dapat perhatian dalam proses penegakan hukum maupun pembinaan hukum kemasyarakatan,” ucap Bupati Piet.
Bupati mengharapkan bahwa sinergi ini dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Bupati juga menyoroti program Jaga Desa di kabupaten ini hampir rampung di seluruh Deda Halmahera Utara dan waktu dekan akan dilakukan pelantik.
“Komitmen Pemda untuk memastikan pengelolaan dana desa secara transparan, akuntabel serta meminimalisir potensi penyimpangan,” tuturnya.( Jefry )














