HALTENG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, pastikan penanganan dan pengangkutan sampah di kota Weda berjalan baik dan lancar.
Hal itu disampaikan Badar Manai, selaku Kepala Bidang Sampah dan Limba B3 Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Tengah, di Kantor DLH, Rabu (31/3/2016).
Dia mengungkapkan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah menempatkan banyak bak penampung sampah di berbagai titik di kota Weda, membuat masyarakat dengan mudah membuang sampah pada tempatnya.
Meski begitu, Badar mengaku Dinas Lingkungan Hidup (DLH) tak menafik masih menemukan Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar ditemukan dibeberapa titik sehingga DLH akan terus memaksimalkan penanganan singga kedepan tidak lagi ditemukan TPS liar di kota Weda.
“Dalam sisi penanganan tentu masi ada namanya TPS liar, artinya bahwa orang masih menampung sampah di trotoar, dan ada yang melaporkan terdapat tumpukan sampah di lingkugan pemukiman warga, itu namanya TPS liar,” ucapnya.
Kabid juga membeberkan produksi sampah untuk Kecamatan Weda sendiri mencapi 18 ton setiap harinya yang masih didominasi sampah rumah tangga.
Untuk itu penanganan sampah juga tidak hanya dibutuh fasilitas bak sampak dan kontenir sampah saja, tetapi juga kedepannya harus ada fasilitas tempat pemilah sampah organik dan non organik dan nantinya akan ditempatkan pada tempat-tempat tertentu yang memiliki produksi sampah tertinggi seperti areal pasar.
“Jadi kita selain menyedikan bak sampah juga harus ada konteiner sampah agar mampuh menangani sampah secara merata. Untuk kota Weda sendiri kurang lebih 18 ton per hari, ini tentu harus didukung dengan fasilitas yang memadai agar penanganan sampah tidak akan terabaikan,” ujarnya.(red)














