Warga Desa Talapao Perbaiki Jalan Lingkar Pulau Makian Pakai Dana Swadaya

Warga Desa Tapalao, Kecamatan Makian Barat, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, memperbaiki jalan lingkar di Pulau Makian menggunakan dana swadaya, karena jalan tersebut sudah puluhan tahun rusak parah, tetapi belum diaspal oleh Pemkab setempat.

“Sudah puluhan tahun jalan rusak, tetapi belum diaspal oleh Pemkab Halmahera Selatan, sehingga kami sepakat mengumpulkan uang setiap rumah dipatok Rp20ribu hingga sampai Rp50ribu untuk bisa membeli material, seperti semen kemudian kerja bakti untuk perbaiki dengan membuat jalan setapak,”kata Achmad Yani S Yunus salah seorang warga Desa Talapao saat dikonfirmasi media ini pada pada Minggu (19/10/2025).

Pulau Makian, merupakan salah satu kecamatan yang berada wilayah tertinggal, terpencil dan terluar ( daerah 3T) di Kabupaten Halmahera Selatan dan status jalan di pulau yang terkenal dengan penghasil buah kanari itu berada dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi Maluku Utara.

Dia mengatakan, kerja bakti untuk perbaiki dengan membangun jalan setapak di jalan lingkar Pulau Makian itu dibangun sepanjang 50 meter sedangkan lebarnya 3 meter dan kerja bakti dilakukan pada, Jumat (17/10) kemarin.

“Kita jadwalkan kerja bakti untuk perbaiki jalan ini setiap hari Jumat dan pekan depan kita mau tambah 30 meter lagi, sesuaikan dengan dana yang dikumpulkan oleh warga,”ujarnya.

Dia menjelaskan, jalan setapak yang mereka perbaiki adalah akses jalan dari Desa Talapao menuju Desa Mateketen yang merupakan ibu kota Kecamatan Makian Barat.

“Kami meminta kepada Pemkab Halmahera Selatan kalau mau aspal jalan lingkar di Pulau Makian itu harus semua desa jangan cuma wilayah Kecamatan Makian Dalam yang jadi perhatian, tetapi akses jalan ke tujuh desa di Kecamatan Makian Barat juga harus diaspal,”harapnya.(Moko)