TERNATE — Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus mematangkan berbagai persiapan menjelang penilaian penghargaan Adipura oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Rivani A. Radjak, kepada JurnalOne.id, di sela-sela upacara HUT Ke-36 Halmahera Tengah di Pondopo Falcilno, Sabtu (31/10/2026).
Rivani menyampaikan, pemerintah daerah berharap seluruh upaya pembenahan lingkungan dan pengelolaan sampah yang telah dilakukan dapat memberikan hasil terbaik.
Dalam penilaian Adipura tahun ini, Provinsi Maluku Utara diikuti tiga daerah, yakni Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, dan Kabupaten Halmahera Tengah.
Khusus Kabupaten Halmahera Tengah, berdasarkan jadwal dan agenda yang telah ditetapkan Kementerian Lingkungan Hidup, tim penilai dijadwalkan melakukan pemantauan selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 November 2026.
Selama berada di Halmahera Tengah, tim akan melakukan pemantauan sekaligus penilaian terhadap sejumlah aspek pengelolaan lingkungan dan kebersihan wilayah.
Salah satu langkah yang dinilai sangat membantu persiapan Adipura adalah pelaksanaan kegiatan kurve atau kerja bakti setiap hari Selasa dan Jumat.
Menariknya, kegiatan kebersihan rutin tersebut bukan semata-mata dilakukan untuk menghadapi penilaian Adipura, tetapi telah menjadi bagian dari gerakan bersama pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Program tersebut juga sejalan dengan gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto,” ucapnya.
Kadis mengeskan, dengan keterlibatan seluruh perangkat daerah dan masyarakat, pemerintah daerah berharap budaya menjaga kebersihan tidak hanya muncul menjelang penilaian, tetapi menjadi kebiasaan yang terus dipertahankan.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah pun berharap kerja keras, kolaborasi, dan berbagai langkah pembenahan yang telah dilakukan selama ini dapat membuahkan hasil maksimal dalam penilaian Adipura.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Tengah bisa memperoleh hasil terbaik dari penilaian Adipura,” ujarnya.
Penilaian ini sekaligus menjadi momentum bagi Halmahera Tengah untuk memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.(red)















