MOROTAI – Pada masa sidang ke-III DPRD Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, anggota DPRD tekankan pemerintah daerah genjot infrastruktur jalan di sejumlah titik yang tersebar di sejumlah kecamatan di Pulau Morotai.
Hal ini dituangkan pada dokumen penyampaian hasil reses daerah pemilihan III yang disampaikan pada siadang ke-III tahun 2025 kemarin, Jumat (7/11/2025).
Seperti yang disampaikan Sukri Mandea Fraksi Partai Demokrat. Ia menekankan agar pemerintah daere lebih fokus pada program pembangunan infrastruktur, pada ibu Kota Kecamatan Morotai Utara.
Selain infrastruktur jalan, juga lain perlu jadi perhatian lantaran menjadi kebutuhan utama masyarakat. Ini berdasarkan aspirasi masyarakat saat melakukan resensi atau turun ke lapangan.
“Ini merupakan peninjawan dari fungsi representasi, di mana kami menampung secara langsung segala keluhan, harapan, dan kebutuhan mendasar warga sahingga perlu disampaikan kepada pemeritah daerah melalui masa sidang ke-III tahun 2025”.
Selain menyampaikan pada siadang terbuka, kompilasi aspirasi ini selanjutnya dijadikan sebagai input strategis bagi perumusan kebijakan pembangunan yang pro-rakyat.
“Ijinkan kami menyampaikan secara ringkas, berikut adalah pokok-pokok aspirasi yang wajib mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai,” ujarnya.
Bersama ini kami lampirkan hasil detil reses dari masing-masing anggota DPRD Kabupaten Pulau Morotai dari Daerah Pemilihan III.
A. Rangkuman pokok-pokok aspirasi masyarakat, hasil kolektif usulan dari Dapil III difokuskan pada pembenahan infrastruktur, peningkatan SDM, dan dukungan terhadap sektor ekonomi lokal:
Pertama, bidang Infrastruktur dasar dan mitigasi, aspirasi ini berfokus pada pembangunan akses dan penanganan bencana lingkungan.
Akses Jalan:
Mendesak pembangunan dan perbaikan Jalan Tani (termasuk pembukaan jalan tani di Gunung Kilo Tiga dan di Desa Korago 3 KM) di Desa Sakita, Loleo Jaya, Gosoma Maluku, Doku Mira, Bere-bere, dan Hino. Termasuk perbaikan jalan lingkungan RT 05 Bere-bere dan perbaikan jalan ibu kota Morotai Utara.
Drainase dan Banjir: Permintaan perbaikan parit dan penambahan volume parit serta pembuatan saluran air/ drainase di Doku Mira, mengingat parit dalam pemukiman warga di Sakita kerap mengalami banjir.
Fasilitas Air dan Konektivitas: Masalah ketersediaan air bersih di RT 1 s/d 6 Desa Sakita dan Desa Loleo Jaya. Permintaan pembangunan jembatan di Ngiuru dan Balaie, Desa Sakita serta pembangunan jalan aspal yang tembus ke jalan utama di Desa Loleo Jaya.
Pengamanan Pantai: Permintaan pembangunan dan perbaikan Swering (total 165 meter di Gosoma Maluku) dan perbaikan Talud.
2.Bidang Kesejahteraan SDM, Pendidikan, dan Pertanahan Aspirasi terkait peningkatan kualitas hidup dan kejelasan status lahan:
Kualitas Pendidikan: Permintaan pengadaan tenaga pendidik (Guru) di SMP dan SD Desa Hino karena minimnya jumlah guru. Diusulkan pula program beasiswa untuk mahasiswa S1 dan S2.
Kebutuhan Lahan:
Permintaan lahan untuk perkuburan di Desa Bere-bere. Usulan perluasan wilayah desa untuk rumah tinggal keluarga baru di Gosoma Maluku.
Legalitas dan Permukiman: Mendesak pemerintah untuk menurunkan program prona guna pembuatan sertifikat rumah (Desa Bere-bere). Mendesak Identifikasi masalah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
3.Bidang Ekonomi Rakyat dan Sektor Produktif fokus pada dukungan sektor pertanian dan perikanan:
Dukungan Nelayan: Kebutuhan pengadaan minyak subsidi untuk nelayan dan bantuan perahu untuk nelayan (Desa Hino).
Dukungan Pertanian: Permintaan bantuan tanaman Pala, Tanaman Horti, Pupuk, Obat, dan Tangka Semprot (Desa Bere-bere).
Dukungan Sosial dan Fasilitas: Permintaan prabotan dapur untuk ibu-ibu dan permintaan bantuan perehapan rumah Desa Hino. Kebutuhan lapangan sepak bola/pembebasan Lahan di Desa Doku Mira.
4.Usulan Khusus, terdapat usulan penambahan, penimbunan jalan lingkungan di Desa Doku Mira.
B. Rekomendasi tindak lanjut
kami merekomendasikan kepada pemerintah daerah untuk segera memproses aspirasi ini, terutama yang berkaitan dengan penanggulangan bencana banjir (parit), pengadaan air bersih, dan penambahan tenaga guru di Kecamatan Morotai Utara dan Timur, melalui alokasi anggaran yang memadai dalam Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun mendatang.
“Kami memitah kepada bupati agar Morotai Utara juga harus ada perhatian serius soal masarakat nelayan karna rakyat pesisir Morotai Utara adlil besar untuk peningkatan PAD daerah khusnya ikan tuna sehingga perlunya prioritas jadikan kampung nelayan,” harapnya.(Adv)



















