SMP Islam Ternate Ukir Prestasi FLS3N, Pacu Kualitas Siswa Bidang Seni dan Akademik

TERNATE — SMP Islam 1 Kota Ternate terus mendorong pengembangan potensi siswa melalui berbagai ajang kompetisi, baik di bidang seni, olahraga maupun akademik.

Hal tersebut disampaikan Kepala SMP Islam 1 Kota Ternate, H. Hamza, saat ditemui Jurnalone.id diruang kerjanya pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (24/08/2026).

Hamza mengatakan, sekolahnya secara konsisten mengikuti program kompetisi yang dilaksanakan secara nasional, salah satunya Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) pada tahun pelajaran 2025/2026.

Dalam ajang tersebut, siswa SMP Islam 1 Ternate mengikuti sejumlah cabang lomba, di antaranya tari kreasi daerah, vokal solo, dan cerita pendek. Hasilnya, sekolah berhasil meraih sejumlah prestasi di tingkat Kota Ternate.

“Untuk lomba vokal, siswi kami mendapatkan juara dua tingkat kota, sementara siswa laki-laki meraih juara tiga. Kemudian untuk tari daerah tematik, kami mendapatkan juara tiga,” ujar Hamza.

Menurutnya, prestasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya sekolah dalam mengembangkan bakat dan kreativitas siswa. Selain FLS3N, SMP Islam 1 Ternate juga berpartisipasi dalam O2SN di bidang olahraga dan OSN di bidang sains.

Meski pada O2SN dan OSN pihaknya belum memperoleh hasil yang maksimal, Hamza menegaskan sekolah akan terus melakukan pembinaan dan meningkatkan kualitas pembelajaran agar prestasi siswa dapat berkembang.

“Kami akan terus memacu kualitas pembelajaran, terutama agar siswa mampu mengikuti berbagai lomba dan memberikan hasil yang lebih baik ke depan,” katanya.

Ia juga menyoroti hadirnya Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) sebagai salah satu ajang yang dapat mendorong siswa untuk berpikir kreatif, melakukan penelitian, serta menemukan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Hamza berharap, pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan dapat melahirkan lebih banyak siswa berprestasi sekaligus membangun budaya kompetisi yang sehat di lingkungan sekolah.

Sementara terkait keterlibatan siswa SMP dalam kegiatan Paskibraka, Hamza menjelaskan bahwa program tersebut pada umumnya melibatkan siswa tingkat SMA, sehingga SMP Islam 1 Ternate tidak menjadi bagian dalam formasi Paskibraka. (Barak)