TERNATE — PT PLN (Persero) Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara memastikan kesiapan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) di Kota Ternate, Rabu (26/08/2026).
Manager PT PLN (Persero) Wilayah IX Maluku dan Maluku Utara Kota Ternate, Faisal mengatakan pihaknya telah melakukan koordinasi dengan PIC kelistrikan kegiatan JKPI dari Dinas Perhubungan sejak beberapa pekan sebelum pelaksanaan kegiatan.
Menurutnya, koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan listrik di setiap lokasi kegiatan dapat terpenuhi, termasuk menyiapkan sistem cadangan guna menjaga keandalan pasokan.
“Dari kami sendiri sudah koordinasi dan sekarang sudah ada persiapan, termasuk pelaksanaan backup dan supply di masing-masing lokasi,” ujar Faisal.
Ia menjelaskan, lokasi kegiatan JKPI tersebar di sekitar 10 titik, termasuk sejumlah kawasan cagar budaya dan ruang publik di Kota Ternate. Salah satu lokasi utama adalah Benteng Oranje yang menjadi lokasi kegiatan setiap hari selama rangkaian acara berlangsung.
Di Benteng Oranje, PLN telah memasang suplai listrik sekaligus menyiapkan sistem cadangan berupa UPS untuk menjaga kestabilan pasokan. Langkah tersebut dinilai penting karena terdapat beberapa titik kegiatan di dalam kawasan benteng.
“Di Benteng Oranje sudah terinstal suplai listrik dan ada backup UPS. Kami tempatkan UPS untuk menjaga keandalan sehingga kegiatan di sana bisa berjalan lancar,” jelasnya.
Selain Benteng Oranje, PLN juga memberikan dukungan suplai listrik di sejumlah lokasi yang sebelumnya belum memiliki jaringan listrik pelanggan. Di antaranya Benteng Kalamata dan Benteng Toloko yang menjadi bagian dari agenda kegiatan JKPI.
PLN juga menyiapkan dukungan kelistrikan di Lapangan Salero, Benteng Setya Rencana untuk kegiatan pada 29 Agustus, serta kawasan Landmark Ternate.
“Untuk lokasi yang memang tidak ada suplai listrik pelanggan, kami sudah berkoordinasi dan melaksanakan bantuan suplai listrik di lokasi-lokasi tersebut,” katanya.
Sementara itu, untuk lokasi kegiatan yang telah menjadi pelanggan PLN, pihaknya menyiapkan sistem backup sebagai langkah antisipasi apabila terjadi gangguan pada jaringan utama.
Rizal mengatakan sistem cadangan tersebut disiapkan agar kegiatan JKPI tetap dapat berlangsung meski terjadi gangguan pasokan listrik dari jaringan PLN.
“Selain suplai utama dari jaringan PLN, ada backup cadangan untuk menjaga suplai ketika terjadi gangguan dari sisi PLN,” ujarnya.
Sistem backup juga disiapkan di sejumlah lokasi penting lainnya, termasuk kediaman Wali Kota Ternate. Di lokasi tersebut, PLN menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan.
Hal serupa dilakukan di Aula Banau Universitas Khairun (Unkhair), yang juga mendapatkan dukungan genset sebagai bagian dari sistem pengamanan kelistrikan selama kegiatan berlangsung.
Dengan berbagai persiapan tersebut, PLN memastikan dukungan kelistrikan di lokasi-lokasi utama JKPI Ternate telah dipersiapkan untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, terutama pada lokasi yang menjadi pusat aktivitas peserta dan masyarakat. (Barak)



















