TERNATE, JURNALONE.id – Terkait aksi demo yang digelar puluhan karyawan PDAM kota Ternate, pada Senin (14/11/2022) kemarin, Kalesang Institut angkat bicara dan ikut mendesak Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman segera melakukan evaluasi karena diduga ada main mata diinternal PDAM.
Desakan itu disampaikan langsung Direktur Kalesang Institut Maluku Utara, Naem T. Umar kepada Jurnalone.id, Selasa (15/11/2022). Menurutnya, aksi demo yang dilakukan puluhan karyawan adalah bentuk nyata menunjukan ketidak adilan yang dilakukan para pimpinan diInternal PDAM terhadap bawahan sendiri.
” Kalesang Institut mendesak Walikota M. Taudid Soleman agar mengambil langkah tegas menyikapi riak-riak yang muncul secara instan dari internal PDAM. Ini artinya suada ada dugaan permaian tertentu yang dimaikan oleh para pengambil kebijakan sehingga hak dari karyawan itu terabaikan,” kata Naem.
Selaku Direktur, Ia berjanji jika Walikota tidak segera mengambil langkah tegas, makan Kalesang Institut secara kelembagaan akan melakukan langkah gerakan besar menggelar demo guna mengungkap semua dugaan pemrmaian yang diinternal PDAM.
” Saya mengatakan secara tegas, jika persoalan ini sengaja dibiarkan atau di tutupi, makan Kalesang Institut secara lembaga bakal melakan aksi demo besar di PDAM. Saya harap Walikota segera copot Dirut dan pejabat PDAM, jangan biarkan riak-riak ini membesar yang nantinya menjadi korban banyak orang,” tegas Kempo, sapaan agrapnya putra Moti itu.
Lebih lanjut ditegaskan Naem, selain aksi demo, Kalesang Institut juga bakal melakukan investigasi dan selanjutnya melaporkan secara resmi kepada lembaga penegak hukum untuk turun tangan mengungkap apa penyebab amarah para karyawan PDAM itu bisa muncul.
” Kami tidah hanya demo, jika ini tetap dibiarkan sudah tentu kami secara lembaga melakukan investigasi lalu kami laporkan ke lembaga humum dari hasil kami peroleh. Semuai ini tujuannya adalah membuka semua kedok dugaan ada mavia di internal PDAM agar masyarakat tau yang sebenarnya,” tegasnya.
Selain itu, Naem juga meminta Dewan Pengawasan Perusahan Umum Daerah Air Minum Ake Gaale harus melakukan pengawalan di internal, tidak hanya pengawasan pada kerja-kerja lapagan saja, terutama pengawasan terhadap andiministrasi ini sangat penting diawasi.
” Saya berharap juga Dewas PDAM ikut mengawasi internal terkait adiminstrasi itu dilakukan, tidak hanya pengawasan kerja diluar saja. Sesuai tupoksi wajib salang mengawasi agar tidak terjadi dugaan-dugaan permaian anggran, kenapa sekaran ini sudah mulai saling menyalahkan soal pengunggunaan anggaran, ini peran Dewas juga jangan biarkan. Kasihan kan yang korban karyawan,” jelasnya.(red/SMG)















