Bunda Paud, Pokja dan TP Posyandu Se-Halbar Resmi di Kukuhkan

HALBAR – Bunda Paud, Pokja dan TP Posyandu Se-Halbar resmi dikukuhkan. Pengukuhan tersebut dilaksanakan di aula Bidadari lantai I Kantor Bupati Halbar.Selasa 5 Agustus 2025.

Dalam kesempatan itu Bupati James mengatakan, dalam prospektif akademis, pembangunan manusia merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya tidak terukur oleh angka, tetapi kualitas karakter, nalar kritis serta etika sosial generasi penerus.

James menjelaskan, bahwa Pendidikan Anaka Usia Dini (Paud) serta pelayanan dasar melalui posyandu adalah dua simpul strategis dalam meretas ketimpangan, memperkuat fondasi bangsa dan menciptakan internasional impact yang signifikan.

“Olehnya itu, pengukuhan Bunda Paud dan TP Posyandu ini tidak hanya bersifat administratif, namun merupakan afirmasi atas pentingnya leadership berbasis kepedulian dan nilai,” kata James.

Menurutnya, kehadiran Bunda Paud di semua tingkatan dan keberadaan posyandu yang terintegrasi menjadi agen sosial transformasi yang membawa pesan bahwa, pembangunan sejati adalah ketika negara hadir secara nyata di hati rakyatnya sejak usia dini hingga lansia.

“Dalam dunia yang terus bergerak cepat, kita dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif,” ujar mantan anggota DPRD 4 periode ini.

Bupati dua periode ini mengajak seluruh pihak, agar kuatkan kolaborasi antara Pemerintah, Lembaga Pendidikan, dan Masyarakat Sipil untuk menyokong peran Bunda Paud dan TP Posyandu. “Mari kita bangun tata kelola layanan dasar yang inklusif, humanis dan bermartabat,” imbuhnya.

Sementara Bunda Paud Provinsi Malut, Ny. Hj. Rusni Sarbin menambahkan, hadirnya Paud adalah fondasi awal yang menjadi keharusan semua pihak untuk turut bertanggungjawab. “Ini ibaratnya seperti bangunan yang kita dirikan,kita harus kuat dan kokoh, sehingga diterpa angin kencang tidak akan roboh,” kata istri Wakil Gubernur Malut, Sarbin Sehe itu.

Ia berharap, Paud dan TP Posyandu dapat membantu mensukseskan program Pemerintah dan mitra kerja lainnya. “Insya Allah kehadiran para Ketua Tim Pembina Posyandu Kecamatan dan Desa turut membantu meminimalisir angka stunting yang menjadi program nasional. Jika kita semua bergandengan tangan dan satu komandan, maka saya yakin penurunan angka stunting ada pada posisi zero (nol),” pukgkasnya.

Terpisah, Ketua Panitia, Rosberi Uang dalam laporannya menyampaikan, tujuan kegiatan ini adalah membina dan membangun komitmen, melakukan pendamping serta mendorong partisipasi masyarakat dan meningkatkan kualitas pelayanan yang bermutu.

“Pengukuhan Bunda Paud Halbar, Pokja dan TP Posyandu se-Halbar dengan tema Mewujudkan Halmahera Barat Cerdas, Sehat dan Peduli Anak Usia Dini. Untuk peserta yang hadir terdiri dari tim PKK Halbar, pegurus Pokja Halbar, Bunda Paud se-Kecamatan di Halbar, Bunda Paud Desa se-Halbar dan pengurus Posyandu se-Halbar. Jadi jumlah peserta yang hadir sebanyak 550 orang” tandasnya.