BPJS Kesehatan Dorong Pemanfaatan Mobile JKN untuk Permudah Akses Layanan Kesehatan

TERNATE – Kepala Cabang Ternate dr. Marita Rondomu menyampaikan bahwa pemanfaatan aplikasi Mobile JKN menjadi salah satu upaya untuk mempermudah peserta dalam mengakses layanan kesehatan sekaligus meningkatkan efisiensi pelayanan di fasilitas kesehatan.

Menurutnya, melalui Mobile JKN peserta dapat melakukan pendaftaran secara daring dan mengetahui nomor antrean sebelum datang ke fasilitas kesehatan, Rabu (17/06/2026).

Hal ini memberikan kepastian layanan sekaligus membantu mengurangi kepadatan antrean yang kerap terjadi di puskesmas maupun fasilitas kesehatan lainnya.

“Melalui Mobile JKN, peserta dapat mengetahui perkiraan nomor antrean sehingga tidak perlu datang terlalu awal dan menunggu dalam waktu yang lama,” ujarnya.

Ia menjelaskan, salah satu fasilitas kesehatan yang dinilai telah melakukan berbagai pembenahan layanan adalah Puskesmas Kalumpang.

Selain membuka lebih dari satu loket pelayanan, puskesmas tersebut juga terus mengembangkan digitalisasi layanan untuk mengakomodasi tingginya jumlah kunjungan peserta setiap hari.

Bagi peserta yang belum mampu menggunakan aplikasi Mobile JKN, terutama lanjut usia atau masyarakat yang mengalami kendala teknologi, petugas puskesmas tetap memberikan pendampingan dan bantuan pendaftaran agar pelayanan dapat berjalan dengan baik.

Selain itu, dr. Marita juga mengingatkan masyarakat agar memahami prosedur pelayanan kesehatan, khususnya terkait penanganan pasien gawat darurat.

Menurutnya, masih terdapat anggapan bahwa pasien dengan kondisi parah harus terlebih dahulu memperoleh surat rujukan dari puskesmas sebelum menuju rumah sakit.

Padahal, untuk kondisi yang masuk kategori gawat darurat, pasien dapat langsung memperoleh pelayanan di Unit Gawat Darurat (UGD) rumah sakit tanpa harus melalui antrean poli ataupun prosedur rujukan berjenjang.

“Penentuan kondisi emergency dilakukan berdasarkan indikasi medis dan penilaian dokter. Jika memang masuk kategori gawat darurat, pasien dapat langsung ditangani di rumah sakit,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa BPJS Kesehatan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai alur pelayanan kesehatan. Namun, peningkatan pemahaman masyarakat masih menjadi tantangan sehingga edukasi akan terus dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui pemanfaatan Mobile JKN dan pemahaman yang baik terhadap prosedur layanan kesehatan, diharapkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, mudah, dan tepat sesuai kebutuhan medisnya. (barak)