Efisiensi Anggaran Berdampak pada MTQ, Seluruh Kecamatan di Ternate Tidak Berpartisipasi

TERNATE – Camat Ternate Barat, Hamid Muhammad, mengungkapkan bahwa pihak kecamatan tidak mengirimkan perwakilan pada pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kota Ternate Tahun 2026 akibat tidak tersedianya anggaran setelah terjadi pemangkasan pada sejumlah program kegiatan, Senin ( 8/06/2026 ).

Menurut Hamid, selama ini setiap kecamatan selalu mendapat alokasi anggaran untuk mendukung pelaksanaan MTQ, termasuk pembinaan dan pengiriman kafilah ke tingkat kota. Namun, pada tahun ini anggaran tersebut tidak lagi tersedia sehingga seluruh kecamatan tidak dapat berpartisipasi.

“Biasanya setiap tahun ada anggaran untuk kegiatan MTQ di masing-masing kecamatan. Namun untuk tahun ini anggarannya sudah dipangkas, sehingga Kecamatan Ternate Barat tidak memiliki perwakilan untuk mengikuti MTQ tingkat kota. Bahkan bukan hanya Ternate Barat, tetapi seluruh kecamatan juga mengalami hal yang sama,” ujar Hamid.

Ia menjelaskan bahwa pemangkasan anggaran tersebut berdampak langsung terhadap kesempatan para peserta terbaik dari masing-masing kecamatan untuk tampil dan berkompetisi pada ajang MTQ tingkat kota.

“Padahal di setiap kecamatan ada putra-putri terbaik yang selama ini menjadi andalan untuk mengikuti MTQ. Dengan adanya pemangkasan anggaran ini, mereka terpaksa tidak bisa ikut serta karena tidak ada dukungan kegiatan dari kecamatan,” katanya.

Hamid mengaku menyayangkan kondisi tersebut karena MTQ merupakan ajang penting dalam pembinaan generasi Qurani sekaligus wadah untuk menampilkan kemampuan para qari dan qariah terbaik di tingkat kecamatan.

Meski demikian, ia berharap pada tahun-tahun mendatang pemerintah dapat kembali mengalokasikan anggaran untuk kegiatan keagamaan tersebut sehingga seluruh kecamatan dapat kembali berpartisipasi.

“Mudah-mudahan ke depan anggarannya bisa kembali tersedia sehingga Kecamatan Ternate Barat dan seluruh kecamatan lainnya dapat ikut serta dalam MTQ seperti tahun-tahun sebelumnya,” harapnya.

Terkait informasi pelaksanaan MTQ tahun ini, Hamid mengaku hingga saat ini pihak kecamatan belum menerima pemberitahuan resmi, baik dari Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) maupun dari Kantor Kementerian Agama Kota Ternate.

“Sejauh ini tidak ada informasi yang kami terima dari Kesra. Dari Kemenag juga belum ada pemberitahuan kepada kecamatan. Kemungkinan pelaksanaannya langsung ditangani di tingkat kota,” pungkasnya.

Ketiadaan partisipasi kecamatan dalam MTQ Tingkat Kota Ternate Tahun 2026 menjadi perhatian tersendiri, mengingat selama ini kecamatan merupakan ujung tombak dalam menjaring dan membina peserta terbaik yang nantinya mewakili daerah pada berbagai jenjang kompetisi MTQ. (Barak)