Hadiri FGD PT. Ormat Geotermal Indonesia, Ini Harapan Bupati James

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 40;

HALBAR – PT. Ormat Geotermal Indonesia melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di Aula Kantor Bupati HalmaheraBarat, Maluku Utara, pada hari kamis (23/6/2026). FGD ini mengusung tema “Pengembangan Panas Bumi di Wilayah Kerja Panas Bumi(WKP)Telaga Rano”.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Bupati Halbar James Uang, Ketua DPRD Halbar, Staf Ahli Sekertariat Pemda , Kepala OPD, Direktur PT. Ormat Geotermal Indonesia, Perwakilan OKP, serta para tokoh masyarakat di beberapa desa setempat.

Dalam sambutannya, Bupati James menyampaikan, bahwa atas nama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat, sangat apresiasi terhadap PT. Ormat Geotermal Indonesia yang telah membangun ruang dialog bersama Pemerintah Daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini menunjukkan komitmen bahwa pembangunan tidak hanya berbicara tentang investasi, tetapi juga tentang keterbukaan, kolaborasi, dan penghormatan terhadap kepentingan masyarakat.

“Halmahera barat merupakan daerah yang dikaruniai kekayaan sumber daya alam yang luar biasa. Potensi tersebut adalah anugerah tuhan yang harus dikelola secara arif, bertanggung jawab, dan berkelanjutan agar mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat, tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan maupun nilai-nilai sosial budaya yang telah diwariskan oleh para leluhur, “kata James.

Ia bilang, pengembangan energi panas bumi merupakan salah satu bagian dari upaya mewujudkan ketahanan energi nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih. Namun demikian, Pemda Halbar menegaskan bahwa setiap proses investasi harus dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, kepatuhan terhadap regulasi, perlindungan lingkungan hidup, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat dan masyarakat lokal.

“Bagi kami, keberhasilan sebuah investasi tidak hanya diukur dari besarnya nilai ekonomi yang dihasilkan, tetapi juga sejauh mana investasi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, menggerakkan perekonomian daerah, serta menjaga harmoni antara pembangunan dan kelestarian alam,”ujarnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Pemkab Halbar ini juga menambahkan, bahwa FGD yang dilakukan ini hendaknya menjadi wadah untuk saling mendengar, bertukar pandangan, dan membangun kesepahaman. Aspirasi masyarakat harus menjadi bagian penting dalam setiap tahapan pengambilan keputusan. Pemerintah Daerah akan terus menjalankan fungsi pengawasan agar seluruh proses berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tetap berpihak pada kepentingan masyarakat Halbar.

“Kami berharap, PT. Ormat Geotermal Indonesia yang mengelola Talaga Rano dapat membangun kemitraan yang baik dengan masyarakat, melalui program pemberdayaan yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal, serta tanggung jawab sosial perusahaan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, “tandasnya.(red)