Sidak Tim Pansus DPRD Halbar di RSUD Jailolo Temukan Obat Obatan Masih Aman

HALBAR – Setelah membentuk Panitia Khusus (Pansus) BLUD RSUD Jailolo melalui rapat paripurna yang digelar oleh DPRD Halbar pada Kamis, 16 April 2026 lalu. kini anggota Pansus mulai melakukan eksen lapangan dengan cara Sidak di RSUD Jailolo.

Amatan media ini, anggota pansus yang di ketuai oleh Arianto Bubangu itu bergerak menuju RSUD pada pukul 09.30 WIT, setibanya di RSUD Jailolo, anggota pansus ini langsung bergerak ke ruangan untuk mencari tahu terkait kendala yang dialami di RSUD setempat.

Ketua Pansus BLUD RSUD Jailolo, Arianto Bubangu kepada awak media, Rabu(13/5/2026) menegaskan, bahwa hari ini dirinya melakukan sidak bersama beberapa anggota pansus dan mengunjungi beberapa ruangan di RSUD Jailolo.

Ruangan pertama yang mereka kunjungi yakni, mulai dari loket pelayanan dan berakhir di ruangan bagian manajemen RSUD Jailolo.

Dalam peninjauan tersebut kata Arianto, ada sejumlah kendala yang di alami oleh pihak RSUD Jailolo, salah satunya SDM.

“Peninjauan ini kita temukan di ruangan inap hanya 2 orang perawat yang melayani sekitar 20 pasien, Hal ini sangat tidak mungkin sehingga ini harus di perbaiki,”Katanya dia.

Sementara untuk obat obatan, kata Arianto bahwa mereka juga sudah melakukan penelusuran di Apotik RSUD Jailolo dan hasilnya masih aman.

“Untuk obat obatan kita sudah lakukan pengecekan hasilnya masih aman, hanya saja terkendala hal teknis yang perlu di benahi,”ujuarnya.

Dirinya menambahkan, bahwa hal terpenting yang perlu di benahi di RSUD Jailolo itu adalah fasilitasi sehingga para pasien bisa merasakan kenyamanan saat melakukan pengobatan di RSUD Jailolo.

Terpisah, Direktur RSUD Jailolo, dr. Novimaryana Drakel, saat di temui awak media mengungkapkan, bahwa saat ini Ia masih menunggu rekomendasi dari anggota pansus yang melakukan sidak pagi tadi.

“Saya masih menunggu rekomendasi dari tim pansus yang melakukan sidak, supaya saya bisa tahu apa kendalanya untuk di benahi,”pungkasnya. (red)