Nurlaela Syarif: Sherly Tjoanda Mampu Buktikan Kualitas Demokrasi Maluku Utara

TERNATE – Nurlaela Syarif selaku Juru Bicara Tim Pemenanga Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, mengungkapkan, kemenagan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe versi quick count Indikator Politik Indonesia Pemilihan Gubernur Maluku Utara, merupakan kemenagan tanpa politik uang, Jumat (29/11/2024).

Anggota DPRD Kota Ternate itu juga mengatakan hingga saat ini untuk hasil hitung cepat kita sudah mencapai 100 persen dan ini berbasis fom C1, plano yang merupakan hasil rekapitulasi di tingkat KPPS.

Dia menyampikan kemenagan ini merupakan politik modern yang mampuh diterapkan sehingga mengantarkan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe mengungguli tiga Paslon lain dengan hasil hitung cepat 50,73 persen.

“kalua berdasarkan data hasil fom C1 ini ril, data yang benar otentik hasil pemilihan dan hasil pencoblosan dan akumulasi sudah hasil rekapan 100 persen dan saat ini Sherly Tjoanda unggul angka diatas 50.37 persen sampai dengan 51 persen,” kata Lela sapaan agrab Nurlaela.

Politisi partai NasDem itu juga mengatakan, hasil yang diraih Paslon nomor urut 4 Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe ini menjadi fenomena politik modern, politik tanpa mahar karena memang berawal dari hati nurani masyarakat yang inggin melihat Maluku Utara berkembang.

“terlepas dari dari perjalan mendiang Benny Laos dan kecelakan kapal Bela 72 ini menjadi dampak emosional tetapi juga Sherly dan Sarbin tampil menjanjikan dan memberikan harapan untuk masyarakat dan saya melihat ini satu kemajuan demokrasi Maluku Utara,” ucap Nurlaela.

Lanjut Juru Bicara Tim Pemenagan Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe itu bilang, dimana yang tadinya orang berfikir politik Maluku Utara adalah politik uang transaksional namun ternyata Sherly mampuh membuktikan kualitas demokrasi dan menjadi Sejarah barau di Maluku Utara.

“seorang minoriotas, seorang perempuan tanpa menggunakan politik transaksional namun konsep politik modern Sherly berhasil meraih suara terbanyak dan ini Sejarah baru demokrasi maluku Utara. Kita tentu saja akan menghargai hasil keputrusan KPU baik disetiap tingkatan yaitu pleno kecamatan, kabupate, kota dan juga Provinsi nantinya, tapi data yang terangkum semua memang adalah Sherly unggul diangka 50 persen lebih,” ujarnya.

Dia menegaskan meski telah menaih suara tertinggi dari tiga Paslon lain, diharapkan kepada seluruh pendukung dan masyarakat pada umumnya agar tetap bersabar menanti proses rekapitulasi secara berjenjang oleh penyelenggara KPU.

Dia pun meminta apapun hasilnya tentu harus diterima pilihan rakyat agar terciptanya keaman di Maluku Utara, hal ini menjadi pesan dari Cagub dan Cawagub Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe.

“ ya aksin yang dilakukan para kandidat menjadi hak setiap pasangan calon tapi yang jelas kedua pasangan calon Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe, mengharapkan seluruh simpatisan, relawan, dan pendukung tetap tenang dan tidak reaktif, tetap berpatokan kepada hasil resmi dari KPU,” jelasnya.

“ketika ada pasangan lain yang tidak menerima hasilnya tentu ada mekanismenya, yang jelas pesan dari Sherly dan Sarbin tetap menjaga suasana yang kondusif, damai, sambil kita menunggu setiap tahapan dan rekapitulasi nantinya hasil keluar seperti apa,” tutupnya.

Pemilihan Gubernur Maluku Utara diikuti sebanyak empat pasangan calon, dimana Nomor urut 01 Husain Alting Sjah – Asrul Rasyid Ichsan, Paslon nomor urut 02 Aliong Mus – Sahril Thahir, Paslon nomor urut 03 Muhammad Kasuba – Basri salama, dan Paslon nomor urut 04 Sherly Tjoanda dan Sarbin Sehe.(red/SMG)