TERNATE – Sekretaris Utama Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), Iwan Herniwan, menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam kegiatan Gebyar Pelaku Usaha Maluku Utara dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Onboarding dan Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha Tahun 2026 yang digelar pada, Senin (13/4/ 2026) di Bella Hotel Ternate.
Dalam sambutannya, Iwan Herniwan menyampaikan salam hormat kepada para kepala daerah se-Provinsi Maluku Utara, jajaran pejabat LKPP, Pemerintah Provinsi Maluku Utara, serta seluruh pelaku usaha yang hadir.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pejabat terkait, di antaranya Kepala Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan, Ir. Muhammad Aris Sugianto, serta Direktur Pengembangan Industri dan Kerja Sama Internasional, Dwi Rahayu Ekasariowati, yang telah menjadikan kegiatan ini sebagai agenda prioritas.
“Atas nama Kepala LKPP selaku penyelenggara, kami menyampaikan selamat datang dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, narasumber, panitia, serta jajaran Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang telah berkolaborasi dalam menyukseskan kegiatan ini,” ujar Iwan.
Ia menegaskan bahwa pengadaan barang/jasa pemerintah memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. Menurutnya, pengadaan tidak hanya sebatas proses administratif dalam membelanjakan anggaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Melalui pengadaan, pemerintah memastikan tersedianya barang, jasa, dan pekerjaan yang dibutuhkan untuk pelayanan publik, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka akses pasar, serta memperluas kesempatan usaha bagi pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan koperasi,” jelasnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha lokal agar lebih siap bersaing dan berpartisipasi aktif dalam sistem pengadaan barang/jasa pemerintah.
Penghargaan Pelaku Usaha
Dalam kegiatan tersebut, LKPP juga memberikan penghargaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan koperasi yang berprestasi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah.
Kategori 1: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi dengan Kinerja Terbaik dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Penilaian didasarkan pada skor nilai kinerja tertinggi oleh PPK melalui Sistem Informasi Kinerja Penyedia.
Penerima penghargaan:
Peringkat ketiga: CV Marjan Pratama
Peringkat kedua: CV Morasa
Peringkat pertama: Ria Group
Kategori 2: Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi dengan Transaksi Tertinggi dalam Sistem Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah
Penilaian didasarkan pada total nilai transaksi tertinggi dalam sistem pengadaan barang/jasa pemerintah, baik melalui katalog maupun sistem pengadaan secara elektronik.
Penerima penghargaan:
Peringkat ketiga: CV Malangka dengan nilai transaksi Rp3,3 miliar
Peringkat kedua: PT Alya Putri Gavi dengan total nilai Rp5,9 miliar
Peringkat pertama: CV Asli Maluku dengan total nilai Rp8,3 miliar
Para penerima penghargaan kemudian dipersilakan untuk naik ke atas panggung sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan kinerja mereka dalam mendukung pengadaan barang/jasa pemerintah.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus mendorong partisipasi aktif pelaku usaha lokal serta memperkuat ekosistem pengadaan yang transparan, kompetitif, dan berdaya saing di Provinsi Maluku Utara.(barak)



















