Festival Doe Doe Guraping ke-III Berakhir, Ini Penyampaian Walikota dan Wawali Tikep

TIDORE, JURNALONE.id – Festival Doe Doe (FDD) Guraping ke-III resmi berakhir. Penutupan festival budaya itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt Ali Ibrahim dan Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen.

Dalam penutupan itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt Ali Ibrahim mengatakan, beberapa bulan lalu, Tidore mendapat kepercayaan dari pemerintah pusat untuk melaksanakan ivent nasional dan internasional yaitu Sail Tidore.

Berdasarkan hasil evaluasi dari Kementerian, pelaksanaan Sail Tidore sangat luar biasa. Wali Kota juga menambahkan, sebagai bentuk hiburan rakyat di akhir tahun, Pemerintah Kota Tidore mendatangkan grup band Slank untuk menghibur masyarakat.

“Tahun 2022 adalah jatah Tidore, tapi tahun 2023 adalah jatahnya Oba,” kata Wali Kota, pada Senin (02/01/2022).

Mantan kepala Syahbandar Ternate itu berharap, semoga dengan adanya pelaksanaan Festival Doe Doe ini dapat memberikan manfaat bagi UMKM maupun pelaku usaha lainnya di kawasan wisata Guraping.

Dikesempatan yang sama, Wakil Wali Kota, Muhammad Sinen mengemukakan, jika masyarakat menginginkan agar Festival Doe-Doe tetap berjalan dan berlanjut di tahun tahun yang akan datang maka kuncinya adalah menjaga terus kebersamaan. Sebab, tujuan pertama pelaksanaan Festival Doe Doe ini adalah untuk memperkenalkan potensi wisata ke dunia luas.

“Tujuannya juga adalah mengasah dan mengembangkan kreativitas dan inovasi generasi muda Guraping untuk bersaing di Festival Doe Doe,” jelas Wawali.

Menurutnya, Festival Doe Doe dilakukan oleh masyarakat Guraping telah menyatukan orang-orang yang ada di daratan Halmahera. Pasalnya, dari hasil pembacaan peserta juara, banyak ditemukan orang luar seperti Halmahera Barat juga mendapat juara. Guraping dan Sofifi adalah daerah transit beberapa kabupaten.

Untuk itu, kata Wawali, jika ingin Guraping dan Sofifi lebih maju lagi maka hal pertama yang harus dijaga adalah keramahan dan keamanan di wilayah ini.

“Apalagi kalau mau lokasi pariwisata Guraping ini banyak dikunjungi orang dari luar maka pertama, harus jaga kebersihan. Kemudian, memberikan rasa nyaman dan aman kepada pengunjung,” tutur Wawali.

Wakil Wali Kota sekaligus penasehat kepanitiaan Festival Doe Doe itu meminta, kedepan, pelaksanaan Festival Doe Doe yang biasanya dilakukan di akhir tahun dimajukan lebih cepat.

“Tahun 2022 anggaran untuk Festival Doe Doe hanya sekitar Rp. 70 juta, tapi saya minta, di 2023, anggarannya ditambah menjadi Rp. 150 juta. Yang penting masyarakat Guraping ini terus bersatu,” tegas Wawali.

Untuk diketahui, penutupan Festival Doe Doe kali ini dihadiri oleh penyanyi dangdut nasional sekaligus artis sinetron Gunawan LIDA. (AT/SMG)