TERNATE – Pemerintah Kota Ternate maupun Pemerintah Kota Tidore Kepulauan di Provinsi Maluku Utara menjadi daerah pertama di provinsi itu yang bakal mendapatkan promosi potensi pariwisata dan maritim secara langsung melalui kerja sama dengan pihak Hotel Borobudur Jakarta yang difasilitasi langsung dari Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI).
Kerja sama ketiga pihak itu dengan melakukan pendatanganan MoU yang berlangsung di Kantor Bapppelitbangda Kota Ternate, pada Rabu (01/04) siang tadi yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman,Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar dan Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senin dan Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, Sekda Kota Ternate, Rizal Marsaoly, pihak managemen Hotel Borobudur Jakarta serta disaksikan langsung oleh Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam.
Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman mengatakan hari ini kegiatan yang diadakan berupa pendatanganan MoU antara Pemkot Ternate dengan pihak Managemen Hotel Borobudur Jakarta.
“Tak hanya Pemkot Ternate, pendatanganan MoU juga dari Pemkot Tidore Kepulauan dengan pihak Managemen Hotel Borobudur Jakarta yang disaksikan secara langsung dari APEKSI,”ungkapnya.
Dalam isi pendatanganan MoU ini, kata Tauhid, poin pertama adalah mengenai promosi pariwisata yang dimiliki di Kota Ternate yang akan diekspos ke level nasional melalui Hotel Borobudur di Jakarta.
“Akan diekspos dalam promosi itu selain pariwisata, hasil alam lainnya, termasuk potensi budaya hingga kulinernya,”ujar Wali Kota Ternate.
Berharap pada momen 44 hari, lanjut Wali Kota Ternate, tidak hanya melahirkan pada promosi saja, melainkan ada paket kebijakan yang memang diskusikan baik tokoh yang berasal dari Provinsi Maluku Utara, terutama mereka yang berasal dari Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan yang tinggal di Jakarta maupun daerah lain di Pulau Jawa untuk membantu untuk mempromosikan.
Sementara itu, Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Senin mengapresiasi kegiatan itu sebab akan membawa dampak positif jika potensi alam di Kota Tidore Kepulauan maupun Kota Ternate diekspos ke level nasional melalui kerja sama itu.
“Sekarang ini kita tau situasi keuangan daerah yang sangat terbatas akibat kebijakan Pemerintah pusat, tetapi dengan kerja sama ini maka tidak tertutup kemungkinan akan mendorong ekonomi kita semakin lebih baik, jika banyak kunjungan wisatawan ke Kota Ternate maupun Kota Tidore Kepulauan. Selama ini kita akui potensi alam kita ini kurang dipromosikan ke level nasional, sehingga ini menjadi kesempatan dan kedepan target kita kalau bisa naik hingga ke mancanegara,”kata Ayah Erik sapaan Muhammad Senin.
Wali Kota Tidore Kepulauan menjelaskan, potensi alam yang bakal dipromosikan adalah di sektor maritim, misalnya di Pulau Mare yang selama ini menjadi tempat bermainnya ikan lumba – lumba.
“Kalau dipromosikan maka menjadi daya tarik minat kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara akan berkunjungi ke daerah ini,”harapnya.
Sementara dari pandangan pihak APEKSI yang menilai jika potensi alam yang dimiliki baik ada di Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan ini tidak semua kota di Indonesia yang memiliki karakter yang kuat seperti dimiliki kedua kota ini.
“Meski dengan situasi keuangan daerah saat ini tengah terbatas imbas kebijakan Pemerintah Pusat, tetapi kita tidak boleh kehilangan kreativitas dan dua Kepala Daerah ini adalah menjadi contoh dengan kolaborasi dan tujuan yang mulia untuk bagaimana mendatangkan investor, untuk membantu mempromosikan, agar potensi alam ini bisa dikenal lebih luas baik secara nasional maupun mancanegara dan ini akan berdampak positif untuk ekonomi daerah kedepan,”kata Direktur Eksekutif, Alwis Rustam. (Moko)














