Wabup Halbar Lepas Pawai Obor Sambut Malam Lailatul Qadar

JAILOLO – Wakil Bupati Kabupaten Halmahera Barat Djufri Muhamad melepas pawai obor yang dilaksanakan oleh Forum Ikatan Pemuda Pemudi Desa Jalan Baru (IPJ) Kecamatan Jailolo.

Kegiatan pawai obor itu dalam rangka menyambut datangnya malam Lailatul Qadar. Hal ini merupakan tradisi yang sudah terjaga ratusan tahun khususnya masyarakat Jailolo dan sekitarnya.

Wakil Bupati Halbar Djufri Muhamad dalam sambutannya menyampaikan, ritual adat yang disertai dengan pembakaran Ela-Ela dan pawai obor ini merupakan tradisi yang harus tetap dilestarikan sebagai khasanah budaya masyarakat Maluku Utara khususnya Jailolo.

“Ritual ela-ela ini sebagai tradisi menyambut datangnya malam yang disebutkan dalam Alquran lebih baik dari seribu bulan, yang tentunya harus tetap kita jaga bersama, karena ini merupakan kekayaan adat dan budaya masyarakat Jailolo,”kata Djufri.

Dirinya menuturkan , sebagai orang adat tentu budaya peninggalan leluhur harus dijaga dan dilestarikan seperti yang dilaksanakan pada malam Lailatul Qadar ini.

“Saya ucapkan terima kasih kepada pemuda dan pemudi maupun masyarakat desa Jalan Baru yang masih tetap menjaga dan melestarikan tradisi para leluhur,”ujarnya.

Kegiatan ini kata Djufri, merupakan bentuk dari kebersamaan dalam menjalin silaturahmi dan memupuk rasa persaudaraan dan persatuan di desa.

“Kegiatan seperti ini harus terus dilaksanakan untuk menjaga tradisi para leluhur sehingga tidak hilang diterjang jaman,”ujarnya.

Politisi Partai Nasdem ini juga berterima kasih kepada IPJ Jalan baru yang telah menyelenggarakan kegiatan pawai obor malam Lailatul Qadar.

“Selaku pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Barat, saya mengapresiasi pemuda dan pemudi serta pemerintah desa Jalan Baru yang sudah melaksanakan kegiatan Lailatul Qadar ini,”tandasnya.

Sementara itu, Pelaksanaan pawai obor ini diawali start dari Kadaton Kesultanan Jailolo dan finis di Areal Festival Teluk Jailolo. Selain ritual menyambut malam Lailatul Qadar, juga seperti biasa tampak di setiap depan rumah penduduk setempat dibakar pelita dan obor.(J0-1)