HALMAHERA TIMUR – Pemerintah desa Wailukm, Wahana Visi Indonesia (WVI) dan beberapa instansi terkait mendeklarasikan Desa Layak Anak (DLA) yang bertempat di Desa Wailukum, Kecamatan Maba, Sabtu (4/06/ 2022).
Kasus kekerasan pada anak masih tinggi di Halmahera Timur, berdasarkan dari data yang terlaporkan di WVI dari tanggal 23 November – 9 Mei 2022, ada 29 kasus kekerasan pada anak yang terlaporkan, 19 orang anak adalah korban dan 10 orang anak adalah pelaku kekerasan.
Deklarasi desa layak anak yang dilakukan bertujuan untuk mengajak semua pihak membangun komitmen untuk menjadikan desa Wailukum menjadi desa layak anak dalam pemenuhan hak anak dan perlindungan anak, serta mendukung strategi Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur menuju kabupaten Layak Anak.
Desa Wailukum saat ini memiliki beberapa program untuk memastikan pemenuhan dan perlindungan anak di Desa, antara lain: Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), Masjid Ramah Anak (MRA), Gereja Ramah Anak (GRA), Forum Anak (FA) dan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM).
Pakta integritas pun ditandatangani sebagai komitmen Pemerintah dan Masyarakat adapun pemerintah dan lembaga/kelompok terkait yang menandatangani ini antara lain Kepala desa, Kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), Forum Anak Wailukum, Tokoh Agama, Camat Kota Maba, Kepala Dinas DP2KBP3A dan Bupati Halmahera Timur.
“Pemerintah desa siap mendukung penuh semua kegiatan untuk kesejahteraan anak. deklarasi desa layak anak adalah awal komitmen kita untuk wujudkan desa layak anak dengan aksi aksi nyata kedepannya” tegas Kepala desa Wailukum Muhammad Abjan.
Bu Fatun selaku kader sahabat anak yang Bersama WVI mendampingi anak wailukum pun menyatakan syukur dan terima kasihnya bahwa desa tercinta siap mewujudkan desa layak anak sehingga tumbuh kembang anak dan hak anak dapat diwujudkan Bersama dari semua lapisan masyarakat.
Lebih lanjut Lisa Hernawati – Manager Wahana Visi Indonesia AP Halmahera Timur menyampaikan bahwa, mewujudkan Desa Wailukum Layak Anak juga berarti mendorong Pemerintah Desa, lembaga agama, lembaga adat, sekolah, dan semua unsur dan lembaga yang ada di Desa turut memastikan adanya kebijakan dan anggaran yang menjadi dasar bagi pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak, membuka ruang bagi pengembangan ruang partisipasi anak melalui Forum Anak Desa, serta pengembangan minat bakat, kegiatan olah raga, kesenian dan budaya anak. Indikator-indikator di setiap kluster hak anak perlu dipenuhi diantaranya pencapaian akta kelahiran, tidak adanya kekerasan dan perkawinan anak dengan memperkuat kelembagaan perlindungan anak melalui PATBM, adanya ruang baca/informasi layak anak (ILA).
“ Ini merupakan kerjasama semua pihak dan semua unsur, kita apresiasi semangat Desa Wailukum untuk komitmennya dalam mewujudkan Desa Layak Anak, kita harap dapat diikuti desa-desa lain, tidak hanya bagaimana mendeklarasikan namun juga diikuti langkah-langkah kongkrit tersebut diatas” lanjut Lisa Herawati Manager WVI AP Halmahera Timur.
Sementara itu dalam sambutannya Bupati Halmahera Timur, Ubayid Yakub memberikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Wailukum dan Wahana Visi Indonesia yang telah menginisiasi Deklarasi Desa Layak Anak dan berharap deklarasi ini bisa dilakukan di 101 desa lainnya di Kabupaten Halmahera Timur.
“Apresiasi buat Kepala Desa Wailukum yang sudah berani mendeklarasikan Desa Layak Anak, Desa Layak Anak pertama di Kabupaten Haltim yang harapannya bisa dilakukan di semua desa di Kabupaten Halmahera Timur. Masih ada 101 desa lagi yang belum melakukan deklarasi, diharapkan DP2KBP3A Kabupaten dan khususnya Pak Camat Kota Maba bisa segera melakukan di desa-desa lainnya dibawah kewenangannya,” ucapnya.
Selain itu Bupati menyampaikan bahwa “Desa Layak Anak ini sama dengan kampung FAIFIYE, sebuah program inovasi pengentasan kemiskinan di Halmahera Timur, yang akan dilombakan setiap tahunnya pada perayaan HUT Kabupaten Halmahera Timur “Desa Layak Anak inilah kampung FAIFIYE itu” kata Bupati”, saat menutup sambuatannya pada acara Deklarasi Desa Layak Anak di Wailkum.(Iman/SMG)



















