TERNATE – SMA Negeri 1 Kota Ternate menggelar sosialisasi Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Tahun 2026 sebagai upaya memperkuat kualitas layanan pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi guru dalam menghadapi tantangan pembelajaran modern.
Kegiatan tersebut diikuti oleh para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan sekolah.Kegiatan ini berlangsung di Ruang Guru SMA Negeri 1 Ternate, Jumat ( 08/05/2026 ).
Dalam sosialisasi ini, pihak sekolah menekankan pentingnya kesiapan guru dalam menerapkan sistem pembelajaran yang adaptif, efektif, serta berbasis literasi.
Kepala SMA Negeri 1 Kota Ternate, Sabaria Umahuk, menjelaskan bahwa program Pendidikan Jarak Jauh merupakan salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan sekaligus mendukung proses belajar yang lebih fleksibel dan berkualitas.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan PJJ sangat bergantung pada perilaku dan kinerja guru dalam mengelola pembelajaran, baik di kelas maupun melalui media digital.
“Perilaku kinerja guru perlu terus diperkuat melalui rincian kinerja, terutama pada praktik kinerja kualitas pembelajaran yang berbasis literasi. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga harus mampu membangun budaya membaca, berpikir kritis, dan kemampuan memahami informasi di kalangan siswa,” ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi menjadi fokus utama sekolah agar peserta didik mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan pendidikan masa kini.
Selain itu, para guru juga didorong untuk terus meningkatkan kreativitas dalam menyusun metode pembelajaran yang interaktif, inovatif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Dalam sosialisasi tersebut, sekolah turut membahas kesiapan perangkat pembelajaran, pemanfaatan teknologi pendidikan, serta penguatan evaluasi kinerja guru agar implementasi PJJ Tahun 2026 dapat berjalan optimal.
“Kami pihak sekolah berharap program ini dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di SMA Negeri 1 Kota Ternate, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan berorientasi pada pengembangan literasi siswa,” jelasnya. (red/barak)














