Fort to Fort JKPI 2026 Akan Jadi Agenda Tahun Pemkot Ternate

TERNATE — Wali Kota Ternate Muhammad Tauhid Soleman melepas peserta Fun Run Fort to Fort, kegiatan olahraga tersebut menjadi bagian dari rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) ke-XII yang digelar di Kota Ternate.

Pelepasan peserta dimulai pada pukul 06.15 WIT, sekitar 1.500 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan yang mengambil rute dari benteng ke benteng tersebut dengan titik start dari Benteng Kalamata dan finish di Benteng Oranje Kelurahan Gamalama.

Pemerintah Kota Ternate berencana menjadikan kegiatan Fort to Fort Fun Run sebagai agenda tahunan kedepannya.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Ternate, Sutopo Abdullah, mengatakan kegiatan Fort to Fort Fun Run mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat di Maluku Utara khususnya kota Ternate.

“Kegiatan Fort to Fort ini diikuti ratusan pelari. Ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Rakernas JKPI ke-XII di Ternate,” ujar Sutopo.

Ia menjelaskan, kegiatan dimulai sekitar pukul 06.15 WIT dengan titik awal di Benteng Kalamata. Para peserta dilepas oleh Wali Kota Ternate bersama perwakilan manajemen Harita serta didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Ternate.

Menurut Sutopo, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan kawasan bersejarah dan benteng-benteng peninggalan sejarah yang menjadi bagian penting dari identitas Kota Ternate.

Dalam kesempatan tersebut, disampaikan pula pesan bahwa Fort to Fort Fun Run ke depan akan dikembangkan menjadi agenda rutin Pemerintah Kota Ternate.

“Fort to Fort ini akan menjadi kegiatan tahunan bagi Pemerintah Kota Ternate di Maluku Utara,” kata Sutopo.

Rencana tersebut diharapkan dapat memberikan warna baru bagi kegiatan olahraga sekaligus memperkuat promosi wisata sejarah Kota Ternate.

Dengan menggabungkan olahraga dan kekayaan pusaka, Fort to Fort Fun Run dinilai memiliki potensi menjadi agenda yang menarik bagi masyarakat lokal maupun peserta dari luar daerah.

Pemerintah Kota Ternate berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan dengan melibatkan lebih banyak peserta dan komunitas, sehingga olahraga, pariwisata, serta pelestarian kawasan pusaka dapat berjalan beriringan.(red)