TERNATE — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Cabang Ternate terus mendorong percepatan digitalisasi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan memperluas pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai metode pembayaran non-tunai bagi para pelaku usaha.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya BRI dalam mendukung transformasi digital di sektor ekonomi kerakyatan, sekaligus memberikan kemudahan transaksi bagi pedagang lokal dan masyarakat sebagai konsumen, Rabu (21/10/2026).
Melalui pemanfaatan QRIS, pelaku UMKM dapat menerima pembayaran secara praktis tanpa harus bergantung sepenuhnya pada transaksi tunai. Konsumen cukup melakukan pemindaian kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS untuk menyelesaikan transaksi.
Penggunaan sistem pembayaran digital ini diharapkan mampu membantu pedagang dalam meningkatkan efisiensi pelayanan, mempermudah pencatatan transaksi, serta memberikan alternatif pembayaran yang sesuai dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.
Bagi pelaku usaha kecil, digitalisasi pembayaran menjadi salah satu langkah penting untuk mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.
BRI Cabang Ternate juga mendorong agar pemanfaatan QRIS dapat menjangkau berbagai sektor usaha, mulai dari pedagang pasar, pemilik warung, pelaku kuliner, hingga usaha kecil lainnya yang menjadi bagian penting dari perputaran ekonomi masyarakat di Kota Ternate dan sekitarnya.
Selain memberikan kemudahan pembayaran, penggunaan QRIS berpotensi membantu pelaku UMKM membangun kebiasaan transaksi yang lebih tertata. Dengan demikian, pelaku usaha dapat mulai beradaptasi dengan ekosistem ekonomi digital secara bertahap.
Digitalisasi pembayaran juga memberikan pilihan yang lebih fleksibel kepada pelanggan. Transaksi dapat dilakukan tanpa perlu menyiapkan uang tunai atau menunggu kembalian, sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis.
Meski demikian, pelaku usaha tetap perlu memastikan bahwa setiap transaksi telah berhasil sebelum menyerahkan barang kepada pelanggan. Pedagang juga diharapkan menjaga keamanan akun dan tidak membagikan informasi rahasia perbankan kepada pihak lain.
Melalui perluasan penggunaan QRIS, BRI Cabang Ternate diharapkan dapat terus berperan dalam memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan agar usaha mikro dan kecil semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki pilihan transaksi yang lebih beragam, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
Dengan semakin luasnya penggunaan pembayaran digital, UMKM lokal diharapkan dapat mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan meningkatkan daya saing usaha di tengah perubahan pola transaksi masyarakat.
Pemanfaatan QRIS bukan sekadar perubahan cara pembayaran, tetapi juga menjadi salah satu pintu masuk bagi pelaku UMKM untuk mengenal dan memanfaatkan layanan keuangan digital.
Melalui transaksi yang praktis dan mudah diakses, pedagang lokal memiliki kesempatan untuk menyesuaikan usaha dengan kebutuhan konsumen masa kini.
BRI Cabang Ternate terus mendorong agar transformasi digital dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha, sehingga UMKM tidak hanya bertahan di tengah perkembangan zaman, tetapi juga memiliki peluang untuk tumbuh dan naik kelas.
Ke depan, perluasan pembayaran non-tunai diharapkan dapat memperkuat ekosistem ekonomi digital di Ternate serta mendukung aktivitas usaha masyarakat secara lebih luas. (Barak/rls)















