HALUT – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua di berikan kepercayaan tampil di depan peserta di saat acara penutupan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah ( KPPD) Angkatan IV Tahun 2026, yang di selenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas ) RI diruangan Dwiwarna Purwa Pancagatra Jakarta, Jumat (11/9/2026).
Kepercayaan yang di berikan kepada Bupati Piet Hein Babua untuk berdiri di depan ratusan orang sebagai Pemateri di Forum Nasional mewakili peserta KPPD Lemhanas, atas kepercayaannya mengelola keuangan daerah. Selanjutnya bupati membalikan roda perekonomian daerah.
Bupati Piet Babua setelah di lantik dan dipercayakan memimpin negeri Hibualamo, dirinya menghadapi berbagai tantangan berat terkait perkonomian daerah yang berada pada angka minus 0,10 persen.
Namun tetapi, dengan melalui pengelolaan yang begitu cermat dan bijak oleh Bupati Piet, perlahan lahan naik pada zona positif kisaran 3,85 hingga 3,95 persen, sepanjang tahun 2025.
Dari keterangan pers yang disampikan Infokom Pemda Halmahera Barat, menujukan kerja keras terus dilakukan Bupati untuk mendongkrak perkonomian, hingga di semester I tahun 2026 diangka tertinggi mencapai 11,05 persen, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang di paparkan dalam rangkaian KPPD, ini diraih di tengah tengah gejolak fiskal daerah yang terbatas.
Maka pertumbuhan ekonomi Halmahera Utara melonjak drastis capai 11,05 persen, capaian yang luar biasa hingga menempatkan Halmahera Utara masuk dalam jajaran 10 daerah pertumbuhan ekonomi tertinggi di Indonesia pada semester I 2026.
Bupati Halmahera Utara di nilai cakap serta bijaksana yang mememiliki kemampuan manajerial yang kuat, sehingga mampu menonjolkan inovasi tata kelola program serta pelayanan publik sebagai solusi di tengah tengah keterbatasan atau efesiensi anggaran.
Saat mengikuti kursus intensif yang di inisiasi oleh Lemhanas RI, Kemendagri dan Purnomo Yusgiantoro Center (PYC).
Arah kebijakan Halmahera Utara diselaraskan dengan agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Keselarasan tersebut berfokus pada penguatan ekonomi, peningkatan kualitas SDM, serta optimalisasi potensi daerah.
Melalui sesi coaching bersama mentor senior Lemhanas RI pada Kamis 10 September 2026, Bupati Piet yang di dampingi Kepala Bappeda Halmahera Utara Hernefer F.Tjandua, AP, M.H dan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Oscar Bertho Mene, S.STP.,M.AP, mematangkan Rencana aksi kepala Daerah hingga tahun 2029.
Tiga tahun kedepan melalui aksi tersebut akan di fokuskan pada tiga pilar utama yaitu inovasi pelayanan publik, infrastruktur dan lingkungan hidup serta penerapan konsep kota cerdas.
Semua peserta diperluas melalui pembekalan dari akademisi Nasional University Of Singapore Prof.Dr.Ng Yuek Fan dan Prof.Yaacob Ibrahim terkait transformasi digital dan Smart Nation.
Walaupun Halmahera Utara mencatat angka pertumbuhan yang fantastis sebesar 11,05 persen, tapi di pertegaskan bahwa capaian ini bukanlah garis akhir.
Ini menjadi pekerjaan rumah selanjutnya, yaitu menjaga pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan serta memastikan dampaknya dirasakan langsung kepada masyarakat melalui lapangan kerja, peningkatan pendapatan dan pemerataan pembangunan.
Bupati dan Wakil Bupati Halmahera Utara tidak tinggal diam walaupun diangka tertinggi tapi tidak diam situ saja, namun komitmen tetap terus dilakukan melalui program dan kebijakan publik untuk membangun Negeri Hibualamo yang dicintai. (Jefry)



















