HALTIM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam mempercepat pembangunan infrastruktur kembali ditunjukkan. Bupati Halmahera Timur Ubaid Yakub, didampingi Sekretaris Daerah Ricky Chairul Richfat, melakukan kunjungan koordinasi strategis ke Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Provinsi Maluku Utara (BPBPK).
Kunjungan ini bukan sekadar agenda seremonial. Pemerintah daerah datang dengan misi jelas: memperkuat sinergi dan memastikan program pembangunan infrastruktur benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat Halmahera Timur.
Dalam pertemuan bersama Kepala BPBPK Sahdin Hi. Husen, Bupati Ubaid Yakub menekankan pentingnya penguatan program di sektor layanan dasar, khususnya air minum, sanitasi, dan penataan kawasan. Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat dan daya saing wilayah.
“Air bersih dan sanitasi bukan sekadar proyek fisik, tetapi fondasi kesehatan dan produktivitas masyarakat. Karena itu kami berharap dukungan BPBPK Provinsi Maluku Utara terus ditingkatkan di Halmahera Timur,” tegas Bupati, Sabtu (17/1/2026).
Bupati juga menyampaikan apresiasi atas berbagai program BPBPK yang selama ini telah hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Halmahera Timur. Menurutnya, kolaborasi lintas level pemerintahan menjadi kunci agar pembangunan berjalan cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Sekda Ricky Chairul Richfat menyoroti aspek keberlanjutan pascapembangunan. Ia menekankan pentingnya dukungan data teknis serta pelibatan aktif dinas-dinas teknis daerah dalam setiap program BPBPK.
“Transfer pengetahuan itu krusial. Jangan sampai aset sudah dibangun, tetapi pengelolaan dan pemanfaatannya tidak optimal. Dinas teknis daerah harus dilibatkan sejak awal,” ujarnya, dengan nada serius tapi penuh harapan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan kolaborasi yang lebih konkret antara Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dan pemerintah pusat melalui balai teknis. Lebih dari itu, langkah ini mencerminkan keseriusan Halmahera Timur dalam menjemput peluang pembangunan demi mewujudkan infrastruktur yang berkelanjutan dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
Singkatnya, Halmahera Timur tidak menunggu bola—mereka turun langsung ke lapangan. Dan dalam urusan pembangunan, itu pertanda daerah yang tahu ke mana arah masa depannya. ( Iman/SMG )














