HALUT, JURNALONE.id – Seorang Pelajar yang masih duduk di bangku SMP di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, meninggal Dunia karena disambar petir.
Kejadian itu dibenarkan oleh Kepala Desa James Bitjoli, bahwa berdasarkan keterangan saksi korban sedang mandi bersama teman-teman di pantai Pitu, mereka mandi dalam situasi cuaca Hujan.
” Saat asik mandi tiba – tiba kilat datang dan semua merasakan seperi kena Setrom, teman teman korban ikut terkena storm akibat tersambar kilat. Lebih lanjut dijelaskan, posisi anak-anak mereka berada di dalam air dan langsung menyelam ke dalam air laut, jelas Kades kepada awak media, Senin (30/01/23).
Lebih lanjut dijelaskan, korban pada saat tersambar petir berada di atas swering sehingga tidak bisa untuk menghindar.
Dengatakan, kejadian tersebut kurang lebih Pukul 18.30 WIT, Senin (30/01/ 2023), sesudah kejadian tersebut datanglah dua orang warga, melaporkan bahwa ada warga yang kena sabaran petir di pantai Pitu.
” Saya berinisiatif mendatangi pantai Pitu membawa mobil untuk menolong warga yang kena musibah itu. Setelah saya sampai di pantai Pitu , terlihat korban berada dalam keadaan teekapar dan sudah meninggal. Selanjutnya saya melarang warga setempat tidak diperbolehkan mengambil gambar,” ucapnya.
” Saya selalu pemerintah desa yang mengambil gambar sendiri untuk dijadikan bukti sebagai pelapolaran masyarakat.
Kemudian saya bersa warga mengangkat korban untuk dibawakan ke rumah korban yang belamat di Desa Pitu Kecamatan Tobelo Tengah Kabupaten Halmahera Utara,” tambahnya.
Diketahui korban meninggal dunia inisial AL (13) tahun Mengalami luka hangus di bagian belakang dan mata sebelah kanan.(Jefry/SMG)



















