TIDORE, JURNALONE.id – Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Muhammad Sinen, ditegah kesibukannya yang padat pada awal tahun 2023 ini, masih saja menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Dusun Roi, Desa Aketobololo, Kecamatan Oba Tengah, Kota Tidore Kepulauan.
Kunjungan tersebut dalam rangka menyaksikan penyerahan bantuan armada tangkap dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Tidore Kepulauan, kepada kelompok nelayan dari Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, Kamis (5/01/2023).
Dalam kunjungan itu, Wawali meluangkan waktu untuk berbincang dengan masyarakat Dusun Roi. Dihadapan Wawali, masyarakat mengeluhkan agar Pemerintah dapat Membangun Talud di Dusun Roi, sekaligus meminta bantuan armada tangkap, pasalnya warga yang tinggal di Dusun Roi juga bermata pencaharian sebagai nelayan.
Mendengar keluhan Warga, Wawali bersedia untuk mengakomodir apa yang menjadi kepentingan masyarakat Dusun Roi, bahkan ia kemudian memanggil dan memerintahkan kepada Kepala Bidang (Kabid) Tangkap, Dinas Kelautan Dan Perikanan (DKP) Kota Tidore, Muhammad Syofyan A. Rahman, untuk segera ditindaklanjuti.
Setelah berbincang dengan Warga Dusun Roi, Wawali kemudian menyaksikan penyerahan Bantuan Armada Tangkap jenis Giop berkapasitas 4 GT, kepada kelompok nelayan dari Kelurahan Mareku.
Penyerahan aarmada tersebut, dilengkapi dengan satu buah jaring, dan 10 life jacket. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Kepala Bidang (Kabid) Tangkap, pada DKP Tikep, M. Sofyan A. Rahman.
“Hari ini kami lakukan penyerahan satu unit armada tangkap kepada kelompok Nmbelayan dari Mareku, penyerahan bantuan dilakukan di dusun roi, karena armada ini dibuat disini (Roi),” ungkapnya saat dikonfirmasi usai melakukan penyerahan bantuan kepada nelayan.
Sofyan melanjutkan, sebelumnya DKP Tikep telah menyalurkan bantuan aarmada tangkap berkapasitas 3GT sebanyak 26 Unit, kepada kelompok nelayan yang tersebar di 8 Kecamatan yang ada di Kota Tidore Kepulauan.
“Total bantuan untuk tahun 2022 kemarin itu ada 27 Unit, terdiri dari 26 unit armada 3GT yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan 1 unit armada berkapasitas 4GT jenis Giop yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU),” jelasnya.
Ia berharap semoga dengan adanya bantuan tersebut, dapat digunakan dengan baik oleh para nelayan, sehingga dengan begitu, dapat memudahkan para nelayan untuk melakukan aktifitasnya, serta dapat meningkatkan pendapatan para nelayan itu sendiri.(AT/SMG)















