HUKRIM  

Polisi Proses Pelaku Pengeroyokan Operator SPBU

TERNATE – Seorang operator Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)
dikeroyok pengendara saat melakukan penganatriian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di Kelurahan Kampung Makasar Timur, Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, Maluku Utara.

Pengeroyokan itu bermula, sejumlah pengeradara yang hendak mengantrik di SPBU untuk melakukan pengisian BBM pada jaluar antrian yang salah, sehingga operator SPBU langsung menegur sehingga terjadi adu mulut dan berujung pengeroyokan.

“Berawal dari korban yang menegur pelaku berinisial IU dan JN yang mau megisi minyak di sepeda motor, tidak boleh mengatri di jalur mobil,” kata Kapolsek Ternate Utara, Iptu Syamsul B Rosonging, Jumat (24/06/2022).

Kapolsek juga menjelaskan, saat ditegur kedua tidak menghiraukan teguran dari operator, lantas ngotot untuk mengisi di jalur kendaran roda empat.

Korban tidak mengindahkan permintaan pelaku karena bekerja sesuai aturan yang sudah disepakati manejer SPBU yakni kenderaan roda dua dan empat harus megantri sesuai jalur sudah disediakan, namun kedua pelaku tidak puas lantas mencekit korban di bagian leher.

Syamsul menambahkan, kejadian ini sudah ditangani Polsek Ternate Utara dan kasusnya masih dalam penyelidikan.

“Kami sudah memanggil dua orang saksi untuk memberi keterangan,” tandasny.

Untuk dikerahui, kejadian itu terjadi pada, Sabtu 18 Juni 2022 sekitar pukul 16.00 WIT dan korban langsung melakukan pengaduan ke Polsek Utara.(red)