HALMAHERA TENGAH – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 Tahun 2025, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda dan Bupati Kabupaten Halmahera Tengah, Ikram Malan Sangadji melakukan kunjungan ke sejumlah sekolah, diantaranya SMP Negeri 25 Weda, SD Negeri 1 Weda, dan SMA Negeri 1 Halmahera Tengah, Rabu (23/7/2025).
Kegiatan tahun ini mengusung tema “Anak Hebat Indonesia Kuat, Maju Indonesia Emas 2045”. HAN diramaikan dengan menimbulkan permainan tradisional yang ditampilkan para siswa sebagai bentuk pelestarian budaya.
Kunjungan lapangan ini juga dimanfaatkan untuk menyerap langsung aspirasi para siswa, khususnya di tingkat SMA dan SMK, yang mengeluhkan keterbatasan sarana dan prasarana. Gubernur Sherly menegaskan komitmennya untuk memenuhi kebutuhan pendidikan tersebut.
“Saya akan berupaya memenuhi kekurangan yang ada. Anak-anak Halmahera Tengah harus tetap semangat belajar demi masa depan yang cerah dan bisa memberi manfaat bagi banyak orang,” ujar Gubernur Sherly memberi motivasi.
Dalam sesi virtual bersama Menteri Pendidikan, Gubernur turut menyampaikan apresiasi atas kebijakan pendidikan gratis yang diterapkan oleh Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah.
“Kenapa kami memilih Kabupaten Halmahera Tengah karena pak Bupati sangat memberikan prioritas kepada pendidikan, Seragam SD, SMP SMA diberikan gratis kemudian guru-guru SMA, SMK pun diberikan insentif melalui APBD oleh pak Bupati dan mendukung program Asta Cita Presiden untuk digitalisasi di dunia pendidikan,” jelas Sherly.
Sementara Bupati Ikram menyatakan, saat ini pihaknya tengah mendorong model pembelajaran juga dilakukan diluar ruang pada hari Sabtu untuk siswa SD dan SMP, guna memperkuat karakter dan mental peserta didik dalam menghadapi tantangan masa depan.
Selaian itu Pememeritah Halmahera Tengah telah membebaskan seluruh biaya pendidikan, yang telah dituangkan melalui penandatanganan MoU resmi.
Tidak hanya bebasnya biaya pendidikan bagi siswa saja, namun para guru-guru SMA dan SMK yang secara struktur berada di bawah kewenangan provinsi dan Kementerian Agama (Kemenag) juga akan menerima insentif sesuai kebijakan nantinya.
“Pemerintah Halmahera Tengah memberikan insentif kepada guru SMA dan guru SMK di Kabupaten Halmahera Tengah yang merupakan kewenangan dari pemerintah Provinsi sehingga, Tambahan Pendapatan Pegawai khususnya guru di Halteng akan sama. Jadi kita jaga keseimbangan untuk memperkuat ekosistem sehingga, output dari PAUD, SD dari SMP kemudian SMA itu memiliki standar yang sama,” terang Bupati.
Bupati menambahkan, Pemda Halteng juga akan menyalurkan dukungan sarana pembelajaran bagi SMA dan SMK, termasuk pengadaan meja belajar berbahan kontruksi Citos.
“Jadi Insya Allah 2026 semua sarana pendidikan terutama meja belajar di Halmahera Tengah itu sudah kontruksi Citos. Berati kita maju selangkah dari daerah lainnya,” ucapnya.(red/SMG)














