SOFIFI – Setelah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Maluku Utara sebagai gubernur terpilih. Sherly Tjoanda Laos mengungkapkan Pilkada adalah kompetisi yang sejatinya bertujuan menghadirkan pemimpin terbaik bagi rakyat.
Untuk itu Sherly menegaskan bahwa, Pilkada telah selesai, tidak ada lagi kubu-kubu dan tidak ada lagi perbedaan yang harus dipertajam, yang ada hanyalah satu Maluku Utara. Masyarakat yang bersatu, dan satu tujuan yang sama membangun provinsi ini agar lebih maju, lebih sejahtera, lebih berkeadilan dan lebih bermartabat.
Bahkan kata Sherly, kemenangan ini bukanlah kemenangan kami Sherly-Sarbin saja, dan bukan hanya kemenangan tim dan para pemilih kami 04 saja.
“Ini adalah kemenangan rakyat Maluku Utara, kemenangan bagi para nelayan, petani, buruh, pedagang, guru, tenaga kesehatan, anak-anak muda, perempuan, dan seluruh elemen masyarakat yang ingin melihat perubahan dan kemajuan nyata di tanah ini,” kata Sherly, Kamis (6/2/2025).
Sherly percaya bahwa demokrasi tidak berakhir di bilik suara, tetapi justru harus terus hidup dalam dialog, kerja sama, dan partisipasi aktif masyarakat dalam pemerintahan.
Oleh karena itu, dirinya bersama Sarbin Sehe membuka pintu bagi semua pihak untuk bersama-sama membangun Maluku Utara.
Sherly juga menegaskan tidak ada dendam politik, tidak ada perpecahan, yang ada adalah kebersamaan dan semangat gotong royong untuk membangun negeri ini. Kemenangan ini mengandung tanggung jawab besar.
Sherly mengatakan, Sherly dan Sarbin bukan hanya pemimpin bagi mereka yang memilih 04 pada Pilkada 2024, namun kami adalah pemimpin bagi seluruh masyarakat Maluku Utara.
“Saya berkomitmen untuk merangkul semua pihak, mendengar aspirasi semua kelompok, dan bekerja untuk kepentingan seluruh rakyat, bukan hanya segelintir orang,” ujar Sherly.(red/rls)














