TERNATE – Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Ternate, Fatma Salasa, mengungkapkan sejumlah kendala dalam persiapan pelaksanaan semester baru di lingkungan sekolah yang dipimpinnya. Hal itu disampaikan saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (19/05/2026).
Meski demikian, pihak madrasah memastikan seluruh tahapan persiapan tetap berjalan sesuai kalender pendidikan madrasah.
Fatma menjelaskan, pihak kurikulum bersama panitia semester sebenarnya telah menyusun berbagai kebutuhan sejak beberapa waktu lalu.
Namun, mengaku terdapat hambatan dalam pelaksanaan semester kali ini, terutama terkait pembiayaan dan sistem pengelolaan anggaran di sekolah negeri Man 1 Ternate.
“Persiapan semester ini sebenarnya sudah disiapkan oleh kurikulum dan panitia juga sudah tersusun. Tapi memang ada kendala, apalagi saya sendiri baru menjabat di MAN 1 setelah sertijab bulan April kemarin,” ujar Fatma.
Lebih lanjut, salah satu persoalan yang ditemui yakni minimnya sebagian guru dalam menjalankan tugas tambahan saat semester berlangsung. Selain itu kondisi tersebut dipengaruhi dukungan atau penghargaan bagi tenaga pendidik.
“Saya sempat tanya ke kurikulum kenapa bisa begitu. Karena memang sifatnya sukarela. Kalau waktu di sekolah swasta dulu, sekecil apa pun pekerjaan guru tetap ada penghargaan. Itu jadi spirit supaya guru lebih bersemangat,” katanya.
Fatma juga menyoroti perubahan sistem pengelolaan anggaran pendidikan setelah tidak adanya lagi dana komite sekolah. Saat ini, seluruh kebutuhan sekolah harus mengacu pada dana BOSDA yang penggunaannya telah diatur secara ketat.
“Kalau sekarang semuanya dialihkan ke BOSDA. Jadi tidak bisa sewenang-wenang dipakai. Item-item yang sudah ditentukan itu yang harus dibelanjakan. Berbeda dengan dulu saat masih ada komite,” jelasnya.
Meski begitu, pihaknya tetap berupaya mencari solusi agar pelaksanaan semester berjalan lancar. Fatma mengaku mengambil inisiatif dengan memanfaatkan sejumlah pos anggaran yang masih memungkinkan digunakan untuk kegiatan pembinaan dan kebutuhan semester.
Untuk jadwal pelaksanaan semester, Fatma menyebut seluruh madrasah di bawah Kementerian Agama melaksanakan secara serentak sesuai kalender pendidikan. Semester baru direncanakan dimulai pada 2 Juni 2026.
“Harusnya sebenarnya akhir Mei sudah mulai semester, tapi karena terbentur dengan momentum Lebaran Idul Adha jadi ada penyesuaian jadwal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, meskipun jadwal telah ditentukan, pihak sekolah masih terus mematangkan persiapan agar seluruh proses belajar mengajar dapat berjalan maksimal.(Barak)














