Jalan Lingkar dan Jembatan Tanjung Pura Jadi Prioritas Poin Musrembang 2026

TERNATE – Camat Camat Moti Ahmad Yasin, membuka Musrembang Kecamatan Moto.
Pembukaan dihadiri seluruh Perangkat Kecamatan, Kapolsek Moti, Lurah se Kecamatan Moti, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, serta utusan dari PKK Kecamatan Moti, juga delegasi dari kelurahan masing – masing sebanyak 5 Orang.

Camat Moti Ahmad Yasin dalam arahnya menyebutkan bahwa, Musrenbang tingkat kecamatan ini adalah suatu forum musyawarah antar pemangku kepentingan untuk membahas dan menyepakati langkah-langkah penanganan program kegiatan prioritas yang tercantum dalam Daftar Usulan Rencana Kegiatan Pembangunan Kelurahan yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah Kota Ternate.

Dalam kesempatan tersebut Ahmad juga menegaskan bahwa, hasil dari pembahasan dan kesepakatan musrenbang kecamatan ini akan digunakan sebagai bahan penyusunan rancangan akhir pada nusyawarah tingkat kota dan RKPD yang bertujuan untuk menetapkan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah, serta memastikan usulan program prioritas kecamatan.

“Untuk Pemerintah Kelurahan, kami mengimbau agar catatan yang sudah disampaikan oleh masing – masing delegasi pada tingkat kelurahan lalu, khususnya terkait usulan infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan serta usulan lainnya yang bersifat urgen,” ucap Ahmad, Kamis (29/1/2026).

Lebih lanjut, perumusan usulan pada masing-masing kelompok nanti agar dapat memperhatikan usulan yang meliputi berkaitan pelayanan dasar, seperti Pendidikan, Pekerjaan Umum, Sosial, Pertanian, Perkebunan dan Sektor lainnya.

Disamping itu, dalam tahun ini juga telah dianggarkan beberapa pembangunan kegiatan strategis di Kecamatan Moti, seperti Talud Penahan Ombak, Talud Penahan Tanah, dan lain lain.

Musrembang yang dibuka Camata Moti itu dengan tema “Rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2027. Penguatan city branding Ternate kota rempah dan pengembangan kawasan ekonomi strategis berbasis kepulauan melalui peningkatan daya saing Industri kreatif, UMKM dan serta kapasitas penyandang disabilitas”.

“Perencanaan ini tentunya dijadikan sebagai penguatan di tahun transisi perencanaan 2026 ke tahun perencanaan selanjutnya, sehingga prioritas pembangunan kedepannya adalah memantapkan kualitas SDM, memantapkan Infrastruktur dan memantapkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Moti Zainudin Nasir, S.Pd selaku ketua panitia kegiatan menyampaikan, ada tiga isu pembangunan yang telah disepakati dan masuk pada usulan prioritas Kecamatan Moti di tahun 2027 nanti.

“Adapun isu tersebut meliputi peningkatan jalan lingkar Moti, pembangunan jembatan Tanjung Pura, serta talud penahan ombak/tanah,” ucapnya.

“Selain tiga usulan strategis diatas, ada juga usulan usulan lain yang cukup urgen, meliputi Pendidikan, Kesehatan serta pengembangan kelompok kelompok usaha di Moti,”tutup Zainudin.(red/rls)