HALUT – Gunung Api Dukono, di Kabupate Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara, kembali erupsi, Jumat (3/4/2016).
Erupsi Gunung Api Dokuno terjadi pada pukul 17. 28 WIT dengan ketinggian kolom abu teramati ± 4.000 m di atas puncak dan ± 5.087 m di atas⁸ permukaan laut.
M. Saum Amin, Petugas Pos Pengamatan Gunung Api Dokuno, menjelaskan Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam seismogram dengan amplitude 34 mm dan durasi 95.41.
“Saat ini G. Dukono berada pada Status Level II Waspada dengan rekomendasi, Masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung atau wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah pada radius 4 km,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap pada satu titik.
“Direkomendasikan agar masyarakat di sekitar Gunung Dukono untuk selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut untuk digunakan pada saat dibutuhkan guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan,” jelasnya.(red)














