Gubernur Malut Launching Gerakan Pangan Murah 2026

TERNATE – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, menghadiri sekaligus meluncurkan Gerakan Pangan Murah perdana tahun 2026, yang diinisiasi oleh Dinas Pangan Malut, Dishub, Bulug, serta Bank Indonesia, di kawasan Pelabuhan Nusantara Perikanan Bastion, Kecamatan Ternate Selatan, Jumat (13/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat kurang mampu.

Dalam sambutannya, Gubernur Sherly menyampaikan bahwa Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan secara bertahap di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Maluku Utara menjelang bulan suci Ramadan.

“Harapannya gerakan ini bisa membantu masyarakat yang membutuhkan agar menjelang Ramadan dan Idul Fitri nanti bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Inflasi Dipicu Harga Ikan
Gubernur mengungkapkan, berdasarkan rapat bersama Bank Indonesia, Wakil Gubernur, Sekretaris Daerah, serta para kepala daerah se-Maluku Utara, saat ini terjadi inflasi yang dipicu oleh kenaikan harga ikan.

Menurutnya, kondisi cuaca pada Januari hingga Februari menyebabkan nelayan tidak dapat melaut secara optimal, sehingga pasokan ikan berkurang dan harga melonjak.

“Ikan mahal di Maluku Utara tentu berdampak besar terhadap inflasi. Kita berharap cuaca segera membaik agar nelayan bisa kembali melaut dan harga ikan kembali normal,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjutnya, akan mengambil langkah-langkah konkret di lapangan untuk menstabilkan harga ikan menjelang bulan puasa.

Bantuan untuk Koperasi Speedboat
Selain bantuan sembako, pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan baling-baling (propeller) dan tabung pemadam kebakaran kepada empat koperasi pemilik speedboat.

“Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut bagi masyarakat,” harapnya.

Pastikan Program Sosial Berjalan
Dalam dialog dengan masyarakat, Gubernur juga menanyakan pelaksanaan berbagai program sosial, seperti pembebasan uang komite sekolah bagi siswa SMA serta pemanfaatan BPJS gratis bagi warga kurang mampu.

“Komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh program bantuan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang berhak,” tutupnya.(barak)