TERNATE – Gubernur Maluku Utara (Malut) Sherly Tjoanda meluncurkan program Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Maluku Utara di Gedung Duafa Center Kota Ternate, pada Rabu (04/02/2026) di antaranya program Malut Halal Fair 2026 dan Serambi.
Peluncuran program tersebut, Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda didampingi Wakil Gubernur, Sarbin Sehe, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara Handi Susila, hingga unsur Forum Koordinasi Pempinan Daerah (Forkompimda) Maluku Utara.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Handi Susila menjelaskan, ada dua program yang diluncurkan yakni Malut Halal Fair 2026 dan Program Serambi merupakan penukaran uang pecahan yang disiapkan oleh BI dalam momentum Ramadhan dan lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sementara untuk Malut Halal Fair bagaimana mendorong halal fincing, terutama untuk Provinsi Maluku Utara sendiri, sebab kami melihat secara potensi sebenarnya cukup besar dengan mengukur dari sisi demograsi yakni secara gambaran jika 75 persen warga Maluku Utara adalah mayoritas agama Islam, sehingga langkah ini harus dilakukan.
“Salah satunya menjadi konsen kami adalah kita memiliki program zona khas, kuliner, halal, aman dan sehat,”ungkapnya.
Selain itu, lanjut dia, terkait program sertifikasi halal yang merupakan kebijakan yang digagas dari BI, meski program tersebut untuk tahun sebelumnya dilakukan secara terbatas, tetapi tahun dilakukan dengan harapan bisa meningkat.
Kepala BI berharap dengan adanya kegiatan ini pertama kita harus mendapatkan dari sisi literasi, untuk dapat dipahami oleh masyarakat terkait sektor halal ini, sehingga nantinya untuk mengakses pasar tentunya tidak lagi kendala prihal masalah sertifikasi halal.
“Kami juga akan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM di Maluku Utara, sehingga dengan begitu tidak tertutuo kemungkinan bisa membuka peluang lapangan kerja,”katanya menambahkan.(red/Moko)














