Gerindra Ternate Dorong Pengusutan Dugaan Penyadapan Komunikasi Pejabat Negara

TERNATE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Ternate mengapresiasi langkah tegas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam memperkuat penegakan hukum dan melakukan pembenahan internal institusi kepolisian, terutama di tengah mencuatnya persoalan dugaan penyadapan komunikasi sejumlah petinggi negara.

Ketua DPC Partai Gerindra Kota Ternate, Jamian Kolengsusu, yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kota Ternate, menilai dugaan penyadapan komunikasi pejabat tinggi negara merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap remeh. Saat Konfrensi pers di ruang kerjanya, Kamis (05/11/2926).

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi peringatan bagi seluruh komponen negara untuk memperkuat sistem keamanan dan perlindungan informasi strategis bangsa.

Jamian menegaskan, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) harus mengambil peran penting dalam mengusut persoalan tersebut, sekaligus memastikan sistem keamanan siber nasional berjalan sebagaimana mestinya.

“Saya mantan tentara. Persoalan ini merupakan sebuah malapetaka bagi bangsa. Saya meminta komponen negara seperti BSSN memberikan kontribusi besar dalam melakukan penyidikan terhadap persoalan ini,” tegas Jamian.

Ia menyayangkan apabila komunikasi para petinggi negara dapat disadap dengan begitu mudah oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Karena itu, menurutnya, harus ada langkah serius untuk mengungkap siapa pihak yang terlibat serta bagaimana peristiwa tersebut bisa terjadi.

Jamian juga menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kapolri yang dinilainya memiliki keberanian untuk melakukan pembenahan dan penegakan hukum tanpa pandang bulu.

Ia mengaitkan langkah tersebut dengan pesan Presiden Prabowo Subianto yang berulang kali mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan dan pejabat negara agar membersihkan diri sebelum dilakukan pembenahan secara menyeluruh.

Menurut Jamian, pesan Presiden tersebut merupakan peringatan tegas bagi seluruh pejabat negara, termasuk kalangan jenderal, penguasa bisnis, hingga kelompok oligarki, agar tidak menyalahgunakan kekuasaan maupun jabatan.

“Presiden sudah memberikan peringatan. Bersihkan dulu dirimu sebelum saya membersihkan. Kita ingin menuju Indonesia yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai persoalan yang mulai terungkap saat ini harus menjadi momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan, kehidupan politik, serta perekonomian nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Jamian juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional.

Ia mengaku optimistis Kapolri mampu menuntaskan persoalan tersebut dengan mengedepankan konsistensi, integritas, dan keberanian dalam menegakkan hukum.

“Kita tetap harus menjaga situasi kondusif. Biarkan aparat penegak hukum, khususnya Kapolri, bekerja secara konsisten dan berintegritas. Saya percaya persoalan ini bisa diselesaikan,” katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Ternate yang juga pengurus DPC Partai Gerindra Kota Ternate, Tasman Balak, turut menyampaikan apresiasi terhadap komitmen Kapolri dalam menegakkan hukum secara adil dan tidak membeda-bedakan siapa pun.

Menurut Tasman, kehadiran polisi bersama masyarakat harus dibuktikan melalui tindakan nyata, termasuk keberanian aparat dalam memproses hukum pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran, tanpa melihat jabatan maupun kedudukan.

Ia menilai langkah penegakan hukum terhadap mantan pejabat tinggi kepolisian menjadi salah satu gambaran bahwa hukum tidak boleh hanya berlaku tegas kepada masyarakat kecil, tetapi juga harus menyentuh kalangan elite.

“Polisi saat ini bersama rakyat ternyata sudah dibuktikan. Saya sangat mengapresiasi karena sesuai dengan komitmen. Bayangkan, mantan Kapolri saja bisa ditangkap kalau memang sudah memenuhi ketentuan hukum,” ungkap Tasman.

Tasman menegaskan, kondisi tersebut menjadi pesan penting bahwa penegakan hukum harus berlaku sama bagi seluruh warga negara. Dengan demikian, anggapan masyarakat bahwa hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas harus dihilangkan.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Kapolri atas komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum yang adil, transparan, dan tidak pandang bulu.

Bagi Partai Gerindra Kota Ternate, menurut Tasman, keberanian aparat dalam menindak siapa pun yang terbukti melanggar hukum merupakan langkah penting untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Gerindra berharap komitmen tersebut terus dijaga sehingga supremasi hukum dapat ditegakkan secara konsisten demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara. (Barak)