TERNATE – Harapan Presiden Prabowo Subianto terus mendorong berbagai strategi mengejar target pertumbuhan ekonomi nasional, salah satunya dengan mendorong transformasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas, terus didorong Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara.
Melalui Festival Salawaku yang digelar Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara, menghadirkan para pelaku UMKM, mereka antusias hadir mempromosikan berbagai produk mereka, mulai dari produk olahan makan ringan hingga produk kain tenun dan batik kahas Ternate.
Festival Salawaku sebagai ajang promosi UMKM dan Industri Kreatif di Maluku Utara ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan, dan Walikota Ternate Muhammad Tauhid Soleman.
Festival Salawaku bagi UMKM itu berlangsung selama tiga hari dimulai pada 1-3 Agustus 2025, yang berlangsung di Waterboom Ternate.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Maluku Utara Dwi Putra Indrawan, menyampaikan bahwa gelaran Festival Salawaku sebagai bentuk komitmen dan keseriusan Bank Indonesia Maluku Utara, dalam mendorong pelaku UMKM naik kelas dan mampu bersaing ke manca negara dengan menghadirkan produk-produk terbaik khas daerah.
“Intinya UMKM kita bisa naik kelas, bisa go digital, bisa go ekspor itu yang mimpi kita. Kalau bisa itu ada UMKM kita dari Maluku Utara bisa ekspor tidak hanya di domestik tetapi juga di dunia,” ungkap Kepala BI Maluku Utara itu.
Sejauh ini perkembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sudah cukup baik, sehingga diharapkan adanya dorongan dari pemeritah daerah. Apalagi pelaku UMKM merupakan salah satu pilar utama penumpang ekonomi masyarakat di Indonesia.
Khususnya Bank Indonesia hingga kini terus memberikan komitmen dalam memberikan ruang kepada pelaku usaha di Ternate dan Maluku Utara umumnya, dengan menggelar Festival Salawaku agar mereka mampu tampil hingga ke nasional bahkan menuju dunia.
“Sajauh ini bagus, progresnya positif ya, kita harus bertahap UMKM terus diberikan panggung, diberikan semangat, diberikan juga stimulus supaya mereka juga bisa terus maju dan berkembang. Mereka peru kita bantu, kita dukung, saya katanya bagimana kita harus bangga dengan produk kita sendiri,” tuturnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe menyampaikan, pentingnya festival yang digagas oleh Bank Indonesia ini karena mampu menunjukan komitmen pelaku UMKM.
Pemeritah daerah terus berkomitmen menyediakan ruang dan pasar bagi pelaku UMKM kedepannya sehingga ekonomi masyarakat makin baik dan terus tumbuh.
“Hari ini dibuat di Kota Ternate banyak disini Ternate, kalau dibuat di Tobelo pasti Tobelo punya ada, dibuat di Halsel pasti punya Halsel ada, dan juga dibuat di Sula pasti punya Sula ada. Kita berharap satu saat nanti mereka betul-betul sudah produksi pemeritah akan mencari pasar memaksinalkan usaha, kita lihat skarang sudah bagus,” ujar Wagub.
Festival Salawaku ini mampuh menghadirkan puluhan pelaku UMKM di Kota Ternate.(red)














