Festival Salawaku Disambut Antusias Pelaku UMKM di Ternate

TERNATE – Festival Salawaku yang digelar Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara, sebagai ajang promosi UMKM dan Industri Kreatif, yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Maluku Utara, Sarbin Sehe, didampingi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Dwi Putra Indrawan, serta Walikota Ternate Muhammad Tauhid Soleman, pada Jumat (1/8/2025).

Dimana Festival Salawaku yang berlokasi di Waterboom, Kelurahan Kayu Merah, Kota Ternate Selata  itu disambut positif para pelaku UMKM di Kota Ternate. Banyaknya para pelaku UMKM antusias berpartisipasi untuk ikut pamerkan produk-produk mereka.

Nurjannah, seorang disabilitas pelaku UMKM Mayana Ecoprint, menyambut baik adanya gelaran Festival dari Bank Indonesia, pasalnya ia ikut berpartisipasi sehingga kesempatan ini menjadi penting untuk terus menampilkan berbagai produk terbaik miliknya.

Dikatakan Nurjanna, salah satu produk yang paling diminati pengunjung adalah batik ecoprint yang memiliki motof kahs daun cingkeh sebagai salah hasil rempah-rempah Ternate menjadi incaran bangsa eropa kala itu.

“Tentunya banyak prodak kain kami bawa banyak skali yang promosikan melalui ivent ini kepada masyarakat Kota Ternate, dan tidak lupa juga masyarakat yang dari kepulauan lain kebutulan berkunjung ke Festival Salawaku ini,” kata Nurjanna.

Bahkan kata Nurjanna, Festival ini banyak pengunjung mendatangi stand miliknya, mulai dari membeli produk, pangan baik hingga pengunjung ingin mendapatkan edukasi tentang produk-produk miliknya yang tampil dengan berbagai motif dan model yang ditampilkan pada gelaran Festival Salawaku.

“Luarbiasa skali pengunjung yang antusias bertanya mengedukasi terkait dengan produk. Tergantung omset pembeli karena harga setiap produk juga berbeda-beda tapi dihari pertama kemarin kita peroleh omsed hanya kurung waktu 2-3 jam kita sudah hampir mencapai Rp4 juta,” ucapnya.

Lebih lanjut Nurjanna juga mengaku, produk miliknya banyak telah mendunia, lantaran bukan hanya diminati oleh masyarakat Indonesia saja namun cukup diminati dari manca negara seperti Malaysia, Singapura, dan Laos.

“Satu produk yang bertahan cukup lama tentunya masih punya peminat, dan bukan hanya diminati di daerah lokal saja tetapi hampir sudah ke seluruh indonesia dan beberapa negara lainnya. Beberapa bulan kemarin kita sempat beberapa potong kain ke Laos, dan paling sering itu ke negara tetangga Malaysia dan Singapura,” jelasnya.(red)