HALSEL,JURNALONE.ID – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, menyatakan kasus diare di daerah itu, yang paling tinggi dari Pulau Obi, yakni sebanyak 220 kasus dari total 520 kasus diare yang tengah mewabah di negeri Saruma.
Kepala Dinkes Kabupaten Halmahera Selatan, Asia Hasyim pada, Sabtu (04/03) mengatakan, kasus diare mewabah sejak Januari hingga sampai awal Maret 2023 dan 520 kasus tersebut, lima orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia.
Dia menjelaskan, rata – rata pasien yang terjangkit penyakit diare yang dilaporkan oleh petugas kesehatan dilapangan, sebagian besar terjangkit adalah anak usia dibawa lima tahun, tetapi kasus tersebut juga terdapat pada orang dewasa.
“Dari 520 kasus diare yang dilaporkan terdapat kasus terbanyak di Pulau Obi, dengan kasus pertama dan kasus tertinggi di Kabupaten Halmahera Selatan, bahkan tiga orang dilaporkan meninggal dunia, karena Pulau Obi merupakan kawasan pertambangan, sementara kasus diare, disebabkan karena masalah lingkungan yang kurang sehat, seperti masalah faktor air bersih,”kata Asia.
Kadinkes mengungkapkan, hal itu bisa terjadi masalah faktor air bersih, karena ditemukan bakteri ekoli yang sudah kontaminasi, sehingga pihaknya telah memberikan kapurit pada sumur air yang selama ini dikonsumsi oleh masyarakat setempat.
Oleh karena itu, kata Asia, saat ini Dinkes Halmahera Selatan telah melakukan koordinasi dengan pihak perusahaan maupun pemerintah desa setempat untuk melakukan penanganan bersama guna mencegah kasus diare di wilayah itu.
“Kami juga telah mendistribusikan obat – obatan ke setiap Puskesmas sebagai langkah preventif serta melakukan sosialisasi dan menginstruksikan petugas kesehatan untuk melakukan pelacayakan kasus diare ke seluruh desa di Kabupaten Halmahera Selatan,”ujarnya.
Kadinkes mengimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Halmahera Selatan untuk melakukan gerakan hidup bersih dengan cara membersihkan lingkungannya masing – masing, guna mencegah penyakit diare yang kini sedang mewabah di daerah itu.(MK27/SMG)














