Bupati Siap Rebut Kursi DPD II Golkar Halut, Berkas Dinyatakan Lengkap 

HALUT – Pengembalian berkas pendaftaran Bakal Calon Ketua DPD II Partai Golkar Halmahera Utara oleh Bakal Calon Piet Hein Babua kepada panitia di Sekretariat Partai Golkar Desa Gura Kecamatan Tobelo, Sabtu (10/10/2026).

Bupati Piet Babua bersama rombongan disambut dan diterima langsung oleh Ketua SC William Manery, Sekertaris SC Jainudin Tuara dan anggota SC Faren Sadouw.

Sementara Piet Hein Babua didampingi tim LO diantaranya Nofeby Etaua, Ernest Sengi dan Fridol Soroway.

Berkas bakal calon langsung dilakukan pemeriksaan oleh Sekertaris SC Jainudin Tuara. Berkas dilakukan verifikasi yakni fotocopy KTP, KTA Partai Golkar, fotocopy ijazah terakhir, surat dukungan pencalonan minimal 30% dari pemili hak suara, surat pernyataan kesedian calon ketua dan daftar riwayat hidup.

Kemudian, panitia menyatakan bahwa dokumen dari Piet Hein Babua lengkap dan memenuhi syarat.

Secara singkat orasi politik oleh Bupati Piet, bahwa dirinya telah siap untuk maju bertarung untuk kursi DPD II Golkar Halmahera Utara, saat ini seluruh dokumen telah selesai dilakukan pemeriksaan.

“Saya berdiri hari ini sebagai kader, yang sudah siap bertarung untuk rebut kepemipinan DPD II Partai Golkar di Halut,” tegasnya.

Tambah Piet, ini adalah kkomitmendirinya untuk besarkan Partai ini di tingkat Kabupaten.

“Tentunya perjuangan ini tidak bisa jalani sendiri, harus butuh dukungan kerjasama, dan solidaritas dari semua teman teman untuk memenangkan ini,” ungkap Piet.

“Bahwa fondasi utama adalah kepercayaan kader, dan Piet beroptimis mampu menggalang dukungan penuh melalui mekanisme demokrasi internal Partai Golkar,” tambahnya.

Dikesempatan yang sama, Ketua DPD II Frans Manery menyambut para kader yang bertarung dalam perebutan kursi kepemimpinan Golkar Halut.

“Dengan lantang mantan Bupati dua periode itu katakan bahwa tidak akan menyerahkan kursi pimpinan Golkar, tidak dengan muda begitu saja diserahkan,” tegas Frans.

Sebagai Petahan Ketua DPD II Golkar Halut, kami siap bertarung secara terbuka, namu tetapi disemua kader yang maju, lawan yang paling berat yang harus saya hadapi adalah Piet Hein Babua.

Frans mengingatkan semua elemen, partai tetap menjaga persatuan hingga kontestan ini usai. Siapapun nantinya keluar sebagai pemenang.

“Semua anggota Partai wajib rapatkan barisan, karena harus fokus pertahankan untuk penambahan kursi Golkar baik di Kabupaten maupun Provinsi,” tutur Frans. (Jefry)