HALUT – Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua bersama Forkopimda dan jajaran OPD, menyambut kedatangan Tim Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor di Desa Doitia, Kecamatan Loloda Utara.
Bupati bersama Forkopimda lakukan penjemputan di Pelabuhan Tobelo, pada Jumat kemarin 23 Januari 2026.
Kembalinya Tim Satuan Tugas (Satgas ) Penanggulangan Bencana Banjir dan Longsor tersebut, maka berakhirnya misi kemanusiaan selama kuting waktu 14 hari diwilayah terdampak bencana di Desa Doitia.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang tinggi tingginya, atas dedikasi serta tanggung jawab seluruh anggota tim selama menjalankan tugas kemanusiaan.
“Patut kita panjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Selama 14 hari saudara-saudara telah melaksanakan tugas kemanusiaan dengan penuh keseriusan dan tanggung jawab. Atas nama pemerintah daerah, kami memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas partisipasi dan perjuangan tim di Desa Doitia,” ujar Bupati.
Bupati berharap semangat kebersamaan, kepedulian, dan solidaritas yang ditunjukkan oleh Tim Satgas dapat terus terjaga dalam menghadapi berbagai tantangan kebencanaan di masa mendatang.
“Apa yang saudara-saudara lakukan merupakan tugas mulia. Kami yakin semua ini akan mendapatkan balasan yang setimpal dari Tuhan. Sebagai Bupati, saya sangat bangga atas dedikasi dan pengabdian yang telah ditunjukkan,” tuturnya.
Selain itu, Bupati juga memberikan piagam penghargaan kepada tim Satgas Penanganan Bencana Alam di desa Doitia.
Laporan resmi kepala BPBD Halmahera Utara Hentje Hetharia, sampaikan bahwa jumlah rumah yang dibersihkan oleh tim gabungan penanganan bencana di desa Doitia dari lumpur dan pasir sebanyak 68 rumah.
Menurutnya, rumah warga yang mengalami rusak akibat bencana di desa Doitia, sebanyak 34 rumah.
“Untuk rusak berat 8 rumah, rusak sedang 10 rumah dan rusak ringan 16 rumah,” ungkap Hentje Hetharia.
Sementara untuk Drainase yang dibersihkan, panjang 450 meter, dan kami juga di bantu oleh tenaga kesehatan dokter dan perawat untuk mengobati masyarakat yang mengalami sakit.
“Dari semua yang kami lakukan untuk pemulihan desa Doitia pasca bencana yang paling kami utamakan adalah kebutuhan pokok masyarakat seperti Sembako mulai dari beras, Supermi, gula, garam, rampah dan juga BBM yang dibagikan kepada masyarakat,” tutur Hentje Hentje.
Kemudian dilanjtkn dengan Penyerahan penghargaan, yang diserahkan langsung oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua yang telah berlangsung di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Halmahera Utara. ( Jefry )














