TERNATE – Nasri Abubakar resmi terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Maluku Utara periode 2026–2030 melalui Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub). Usai penutupan kegiatan Musdalub partai demokrat di Said Bela Hotel, Senin (02/11/2026).
Usai terpilih, Nasri menegaskan bahwa langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi organisasi secara menyeluruh, mulai dari tingkat paling bawah hingga kepengurusan DPD.
Menurut Nasri, konsolidasi menjadi agenda penting untuk memperkuat struktur partai sekaligus mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi berbagai agenda politik ke depan, terutama Pemilihan Umum (Pemilu) 2029.
“Untuk ke depan, sudah tentu langkah pertama yang kami lakukan adalah konsolidasi di semua tingkatan. Kami akan membentuk struktur mulai dari tingkat paling bawah sampai ke tingkat DPD,” ujar Nasri.
Ia menjelaskan, penguatan organisasi menjadi bagian penting dalam membangun kesiapan partai menghadapi kompetisi politik. Dengan struktur yang terbentuk secara menyeluruh, Partai Demokrat di Maluku Utara diharapkan dapat menjalankan agenda organisasi secara lebih terarah.
Nasri juga menegaskan bahwa konsolidasi tidak hanya sebatas pembentukan kepengurusan, tetapi menjadi dasar untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam perjalanan partai.
“Konsolidasi itu penting untuk bagaimana kita menentukan langkah-langkah selanjutnya, terutama dalam menghadapi kompetisi Pemilu tahun 2029 dan seterusnya,” katanya.
Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2030, Nasri dihadapkan pada agenda penataan internal dan penguatan seluruh tingkatan organisasi Partai Demokrat di Maluku Utara sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
Musdalub tersebut sekaligus menjadi momentum pergantian kepemimpinan dan penentuan arah konsolidasi Partai Demokrat Maluku Utara untuk empat tahun ke depan. (Barak)















