Muscab PKB Ternate, Ini yang Ditekankan Ketua DPW Maluku Utara

TERNATE – Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ternate menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Penguatan ideologi partai dalam menghadapi agenda politik ke depan.

Hal ini ditekankan langsung oleh Ketua Wilayah PKB Provinsi Maluku Utara, Jasri Usman, pada Musawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Ternate, Senin (20/4/2026) malam, berlangsung di Hotel Jati, Ternate.

Dalam sambutannya, Ketua DPW Jasri Usman menyampaikan bahwa perwakilan DPP PKB yang juga pemegang mandat Musyawarah Cabang (Muscab), Muksin Amrin bersama Tati, menegaskan pentingnya penataan kepengurusan partai secara rapi hingga tingkat kelurahan di Kota Ternate, yang berjumlah 78 kelurahan.

Ketua Jasri menilai, konsolidasi organisasi menjadi hal penting berdasarkan pengalaman panjang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Menurutnya, sebagian partai politik saat ini masih lemah dalam aspek ideologis dan cenderung bergantung pada kekuasaan serta modal finansial.

“Pemilu kita menjadi mahal karena ideologi tidak kuat dan struktur rapuh. Akibatnya, yang dominan dalam pemilu adalah kekuatan uang, dan itu tidak sehat bagi demokrasi,” ujarnya.

Jasri menegaskan kondisi tersebut harus menjadi bahan introspeksi bagi seluruh partai politik, termasuk PKB, agar terus memperkuat basis ideologi dan organisasi.

Lebih lanjut bahwa Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Kota Ternate menjadi momentum penting untuk melakukan penataan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah serta memperkuat kaderisasi di setiap tingkatan.

“Kaderisasi harus berjalan di semua level agar kita memiliki kesiapan dan semangat untuk memenangkan pemilu ke depan,” tambahnya.

Jasri mengakui bahwa pada periode sebelumnya PKB sempat menduduki posisi strategis sebagai pimpinan DPRD. Namun, dalam Pilkada 2025, terjadi penurunan signifikan perolehan kursi PKB.

Posisi dominan tersebut kemudian diambil alih oleh Partai NasDem yang berhasil unggul di DPRD Kota Ternate.
Kondisi ini menjadi catatan penting bagi internal PKB. Untuk itu Ia menegaskan bahwa tantangan ke depan bukan hanya menambah kursi, tetapi juga mempertahankan yang sudah ada sambil memperkuat basis partai.

Dirinya juga membali menekankan dua kunci utama, yakni penguatan struktur hingga tingkat bawah (kelurahan dan desa) serta kaderisasi dengan pemahaman ideologi yang kuat.

“Dengan strategi tersebut, PKB diharapkan bisa kembali kompetitif dalam pemilu mendatang, terutama dengan target minimal mempertahankan kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) di Ternate, bahkan jika memungkinkan menambah perolehan kursi,” jelasnya.

Ketua DPW itu talupa menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan yang hadir, di antaranya Ketua Dewan Syuro DPW PKB Provinsi Maluku Utara, Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kota Ternate beserta jajaran, Rektor IAIN Ternate Dr. Adnan Mahmud, serta perwakilan Universitas Nahdlatul Ulama.(red/ces)