HALUT – Upaya untuk memperkuat ketahanan pangan dan mendukung program Nasional Swasembada Jagung, Pemerintah Daerah (Pemda ) Halmahera Utara bersama Universitas Halmahera (Uniera), laksanakan penanaman perdana Jagung serentak Kuartal I tahun 2026. Penanaman jagung tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua serta forkopimda, yang telah berlangsung di Uniera Desa Wari Kecamatan Tobelo Halmahera Utara,Provinsi Maluku Utara, Sabtu (7/3/26).
Untuk manfaatkan lahan produktif tersedia di lingkungan kampus, maka ini juga langka konkrit dalam program penanaman jagung.
Selain itu, dengan tujuan meningkatkan produksi pangan, serta upaya edukasi bagi mahasiswa agar terlibat langsung dalam kegiatan pertanian.
Sebagai PIC (Person in Charge) atau penanggung jawab kegiatan penanaman jagung di Universitas Halmahera yaitu Deki Tawarin dan juga sebagai Ketua Tim Kerja Program Hilirisasi UNIERA, yang berperan mendorong pengembangan sektor pertanian kampus hingga pada tahap pengolahan dan pemanfaatan hasil produksi.
Rektor Universitas Halmahera Dr. Herson Kerajaan menyampaikan bahwa kampus memiliki potensi lahan yang cukup luas untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian produktif. Menurutnya, pemanfaatan lahan ini merupakan bagian dari komitmen universitas dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan.
” Universitas Halmahera memiliki sekitar 14 hektar lahan di area kampus, ditambah beberapa lokasi lain seperti Wangongira dan Kali Pitu. Bahwa secara keseluruhan kami menargetkan sekitar 42 hektar lahan yang akan dimanfaatkan untuk penanaman jagung sepanjang tahun ini,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Halmahera Utara Dr. Piet Hein Babua memberikan apresiasi terhadap inisiatif Universitas Halmahera yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kemandirian pangan.
Sektor pertanian perlu didorong melalui kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, aparat keamanan, dan lembaga pendidikan.
” Program seperti ini sangat penting karena kita harus memanfaatkan semua potensi lahan yang ada.Dengan kerja sama semua pihak, kita dapat meningkatkan produksi pangan dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah,” ujar Bupati.
Program pertanian menjadi bagian dari langkah bersama dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan masyarakat.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dapat terus terjalin dalam mengembangkan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Halmahera Utara,” tutur Bupati. ( Jefry )



















