TERNATE – Walikota Ternate, M Tauhid Soleman berharap, agar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Jasa Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Ternate, Maluku Utara, bukan sekedar agenda rutin tahunan, tetapi menjadi wujud nyata dari prinsip demokrasi koperasi yang transparansi pengelolaan serta bertanggungjawab pengurus kepada seluruh anggota.
Hal itu disampaikan Walikota Ternate saat membuka RAT Koperasi Jasa ASN Kota Ternate Tutup Tahun Buku 2025 pada Kamis (05/01) hari ini dan acara tersebut juga dihadiri langsung Wakil Walikota Ternate, Nasri Abubakar dan Sekertaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly.
Tauhid mengatakan, melalui forum ini anggota memiliki ruang untuk mengevaluasi kinerja serta menyampaikan aspirasi sekaligus menentukan arah kebijakan koperasi ini kedepan.
“Untuk itu saya sangat mengharapkan perhatian saudara – saudara baik itu pengurus maupun segenap anggota, agar dapat berperan aktif dalam mencari solusi guna peningkatan kinerja koperasi kedepan dengan berpijak pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga,”tegas mantan Sekda Kota Ternate itu.
Walikota Ternate, mengungkapkan Koperasi ini harus selalu memperhatikan sistem pengelolaan organisasi secara baik dan benar serta memberdayakan pengembangan usaha dengan membangun managemen kerja, agar usaha koperasi terbangun dengan baik dan mekanisme kerja yang optimal guna tercapainya tujuan koperasi yang sesuai dengan amanah yang ditetapkan oleh rapat anggota.
Sebab, kata Tauhid, sebagai ASN memiliki peran ganda tidak hanya sebagai pelayan publik, tetapi pula sebagai motor penggerak pembangunan dan perekonomian daerah.
“Koperasi Jasa ASN Kota Ternate diharapkan dapat menjadi wadah yang kuat dalam mendukung kesejahteraan ASN baik melalui pengembangan usaha jasa dan peningkatan kualitas pelayanan hingga pengelolaan keuangan yang berlanjutan,”ujarnya.
Oleh karena itu, Walikota Ternate, meminta, agar koperasi ini terus memperkuat manajemen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memanfaatkan teknologi informasi serta menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah, dengan demikian koperasi tidak hanya bertahan, tetapi juga tumbuh dan berkembang secara sehat di tengah tantangan zaman.(Moko/Red)



















