TERNATE – Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) INKINDO periode 2022–2025, Muhammad Ridwan Fadli, menegaskan komitmen organisasi untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah melalui jasa konsultansi konstruksi. Yang berlangsung di Bella Hotel, Sabtu (13/06/2026).
Hal tersebut disampaikannya usai menghadiri Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-VII INKINDO Maluku Utara di Ternate. Menurutnya, INKINDO siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai program pembangunan yang membutuhkan dukungan tenaga profesional di bidang konsultansi.
“Kami sangat berharap bisa selalu bersinergi dengan pemerintah daerah terkait pembangunan wilayah.Kami siap bekerja sama dan mendampingi berbagai kegiatan yang diamanahkan kepada asosiasi,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, seluruh anggota INKINDO pada dasarnya memiliki kapasitas dan kompetensi yang memadai untuk menjalankan berbagai tugas di bidang jasa konsultansi konstruksi. Saat ini, sebagian besar anggota INKINDO telah berkiprah baik di lingkungan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Ridwan menilai pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk asosiasi profesi seperti INKINDO yang memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur.
“Pemerintah daerah membutuhkan banyak elemen untuk bersama-sama membangun daerah. Salah satu yang bisa berkolaborasi dan bersinergi adalah INKINDO, karena pekerjaan infrastruktur membutuhkan jasa konsultan yang profesional,” katanya.
Selain itu, dia juga mengapresiasi keterbukaan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Ternate, untuk menjalin kemitraan dengan berbagai pihak dalam mendorong pembangunan.
Meski saat ini masih terdapat tantangan keterbatasan anggaran akibat dampak pandemi dan kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, Ridwan optimistis peluang kerja sama akan semakin terbuka di masa mendatang.
“Ketika kondisi keuangan daerah kembali normal dan belanja infrastruktur meningkat, saya kira kolaborasi dengan INKINDO akan semakin kuat,” ujarnya.
Selain itu, Ridwan berharap jumlah anggota INKINDO terus bertambah sebagai indikator meningkatnya kapasitas dan aktivitas sektor jasa konsultansi konstruksi.
Ia mengakui dalam beberapa tahun terakhir jumlah anggota sempat mengalami penurunan seiring kondisi ekonomi yang belum stabil.
Namun demikian, menurutnya para anggota telah mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan sehingga tren keanggotaan mulai menunjukkan peningkatan secara bertahap.
“Harapan kami ke depan jumlah anggota terus bertambah. Dengan demikian, kepercayaan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat untuk berkolaborasi dan bersinergi dengan INKINDO juga semakin besar,” pungkasnya.
Musprov VII INKINDO Maluku Utara diharapkan menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat peran asosiasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan di daerah. (barak)

















