TERNATE – Calon Gubernur Maluku Utara, Husain Alting Sjah yang juga selaku Sultan Tidore beri pesan kepada seluruh pihak agar menjaga keamanan dan menciptakan silaturahmi antara masyarakat.
Halitu diungkapkan Cagub nomor urut 1 itu usai melakukan pencoblosan bersama istri dan kedua anaknya di Tempat Pemumutan Suara (TPS) 06, di Lingkungan Jan, Kelurahan Tabona, Ternate Selatan, Kota Ternate.
Semua masyarakat beriktiar sehingga pasca pencoblosan baik Gubernur maupun Bupati dan Walikota itu adalah pilihan masyarakat untuk terpilih menjadi pemimpin daerah ini.
“Selesai pencoblosan tidak ada lagi tertutup semuanya terbuka semuanya bisa datang bersama-sama dengan saya kita bersilaturahmi, berkumpul, dan yang paling penting bahwa perbedaan-perberaan itu telah selesai jangan sampi diiringi menjadi pertentangan yang membuat sesuatu menjadi tidak tenteram, menjadi pecah belah masyarakat,” ucap Sultan Tidore itu.
Dirinya juga berharap kepada pendukung kita bersabar, menunggu hasil yang nanti akan dikeluarkan oleh KPU. Meski begitu kita tetap melakukan pemantauan, kepada saksi khusnya nomor urut 1 agar memberikan dan menjaga kesaksian mereka dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap KPUD serta yang lainya jangan menambah suara termasuk juga saya tidak perlu ditambah, dan juga jangan dikurangi sehingga keadilan itu bisa kita dapatkan dengan undang-undang,” jelasnya.
Calon Gubernur Maluku Utara diikuti 4 pasangan calon, dimana pasangan calon nomor urut 1, Husain Alting Sjah- Asrul Rasid Ichsan diusung partai PDIP, Partai Umat, dan PKN.
Sementara Paslon Gubernur nomor urut 2, Aliong Mus- Sahril Thahir diusung Partai Golkar, Gerindra, PBB, Perindo, dan Partai Garuda.
Selanjutnya paslon nomor urut 3, Muhammad Kasuba- Basri Salama diusung partai PKS dan Hanura, dan Paslon nomor urut 4, Sherly Tjoanda-Sarbin Sehe diusung partai Demokrat, NasDem, PAN, PPP, PKB, PSI, Gelora, Partai Buru. (red/SMG)














